Nesya Goes to Singapore

Alhamdulillah, kali ini, Nesya bisa jalan-jalan ke Singapore buat nyusul ayahnya yang lagi internship selama sebulan di Singapore. Nesya berangkat bersama bunda, tante inka, om anggi, dan nyek di hari kamis. Kebetulan, kamis itu persis tanggal 15 november, hari ulang tahun nesya. Tiba di Singapore, nesya langsung ke hotel di V hotel Lavender naik taksi. Pilihan kami tetap jatuh ke V hotel ini karena letaknya yang strategis dan persis di atas MRT east west line Lavender. Nesya bertemu saya di sore hari setelah saya selesai ngantor. Ada kejadian lucu saat ketemu pertama kali sama Nesya. Biasanya kalau di video call normal-normal saja, tapi kali ini karena memang sudah sekitar 20an hari tidak ketemu fisik, Sambil mengucapkan selamat ulang tahun Nesya nangis sambil mukul manja ayahnya.. Hehehe.. Setelah beberes dan mandi, kami pergi ke daerah Bugis naik MRT. Ohya, Ini pertama kali Nesya naik kereta/MRT. Nesya senang banget naik kereta, dan dia pasti dapat tempat duduk di pojokan tempat khusus buat anak-anak atau ibu hamil. Malam itu, kami dinner di kampong Glam Cafe, kemudian sholat di Masjid Soultan, foto-foto di Jalan Haji Lane, hunting souvenir, dan menghabiskan malam di mall bugis.

Hari ke 2, Keesokan harinya, kami pergi ke Singapore zoo. Perjalanan ke singapore zoo bisa lewat berbagai rute. Kami mengambil rute MRT dari Lavender Station hingga ke Khatib Station, kemudian naik shuttle bus langsung menuju ke Singapore Zoo. Sampai di sini, kita cemil-cemil dulu sambil antri untuk tuker tiket. Setelah masuk ke dalam, Nesya seneng banget, soalnya bisa melihat berbagai macam hewan. Kami juga sempat menonton pertunjukan hewan-hewannya, dan naik kereta mengelilingi zoo. Pergi ke kebun binatang di sini bagi anak-anak sangat nyaman, karena tersedia ruang ganti popok, free flow air minum yang gratis, juga binatang yang bisa dilihat sangat dekat. Setelah puas bermain di Zoo, sebelum pulang kita tutup dengan makan ice cream, makan sore, dan cetak foto kita dengan bingkai khas dari Singapore zoo.

Lanjut dari Singapore Zoo, setelah istirahat dan berganti baju di Hotel, kami pergi ke Singapore Garden by the Bay dan Cloud Forest Park. dari V hotel lavender, tinggal ambil MRT ke arah Bayfront Station kemudian berjalan kaki lewat underground ke Garden by The Bay. jika cape, kita bisa bayar shuttle seharga 3 dolar untuk diantar dari gerbang ke garden by the bay. jika ingin sambil berfoto dan sedikit olah raga jalan santai, kita bisa jalan melewati danau dan OCBC sky tree. Di Garden by The Bay sendiri, bagi anak kecil sangat menyenangkan, karena kebetulan tema dekorasinya kali ini adalah Tsum tsum Disney. Nesya minta foto terus di setiap karakter.. hehehehe.. ohya di sini, setiap season temanya berbeda-beda, jadi pengunjung yang datang berkali-kalipun, tidak akan bosan 🙂

Hari ke 3, Keesokan paginya, kami mengunjungi Sentosa Island. Tujuan kami adalah ke SEA Aquarium. di sini, Nesya sangat excited, karena selain bisa melihat berbagai jenis ikan yang sangat banyak dan berbagai jenis, disediakan pula aktifitas bagi anak-anak yaitu mewarnai gambar ikan. Aktifitas ini disediakan di hall yang sangat besar dengan background aquarium yang sangat besar. Konon katanya hall dengan background aquarium ini terbesar se Asia Tenggara. SEA aquarium ini sangat atraktif, karena ada lebih dari 50 tema dan lebih dari 1000 jenis spesies ikan. Diantaranya terdapat tema/sesi dimana pengunjung bisa menyentuh langsung binatang-binatang laut yang aman. spot ini juga menjadi spot favorit Nesya, karena dia bisa memegang bintang laut. Selesai dari SEA Aquarium, kami mengambil souvenir foto dalam bentuk snow ball dan magnet kulkas sebagai kenang-kenangan untuk Nesya. Pulang dari Sentosa, kami mampir sebentar di Bayfront Mall untuk membeli souvenir lagi.. hehehehe… dan makan. di Mall ini, Nesya bisa main sangat puas di playground gratisan di sini. Play ground gratisan di sini sangat komplit, mulai dari perosotan, trampolin/jumping spot, jungkat-jungkit, mobil-mobilan, dan sebagainya.

Malam harinya, kami kembali mengunjungi Bugis street untuk hunting oleh-oleh lagi..hahaha… Nah, pulang dari Bugis, Nesya mulai demam. padahal dari tadi siang dia aman-aman aja. Kemungkinan terbesar karena kecapean atau masuk angin. Alhasil, malam itu kami tidur kurang nyenyak, karena nesya sering terbangun. Setelah minum obat, Alhamdulillah sudah agak baikan. ohya salah satu tips juga nih, kalau sebelum berangkat ke Luar negeri, pastikan vaksin flu pada anak masih bekerja, karena ini sangat membantu anak supaya tidak gampang kena sakit flu, kalaupun kena dan sakit, recoverynya akan cepat dan tidak akan parah. Antisipasi ini sangat membantu kita, karena kita tidak ingin acara liburan jadi berantakan karena anak sakit.

Hari ke 4 atau hari terakhir di Singapura, kami akhirnya memutuskan untuk menikmati sarapan di hotel, istirahat dan jalan-jalan dekat hotel saja. Kemudian mendekati makan siang, kami langsung ke Bandara untuk makan siang di hello kitty cafe sambil menunggu boarding. Hello kitty cafe ini sangat lucu buat yang suka karakter hello kitty. Nah bundanya Nesya kebetulan suka banget tuh sama hello kitty, jadi dia seneng banget.. hahaha… ohya tentu saja, selain dekorasi ruangan yang bertemakan hello kitty, semua makanannya juga ada dekorasi hello kittynya.

Alhamdulillah, perjalanan Nesya ke Singapura kali ini selesai. Insyallah kita akan balik lagi ke sini untuk pergi ke tempat menarik lainnya di Singapura. Ohya, cuaca selama di Singapore saat Nesya datang ke sini sangat baik. saat kami bepergian, cuaca sangat cerah dan sangat mendukung. Kenapa cukup beruntung? Soalnya saya cukup khawatir, selama saya di sini sekitar kurang lebih 20 hari, hampir setiap hari selalu hujan entah itu di pagi, siang, atau sorenya. apalagi 3 hari sebelum Nesya ke sini. selalu hujan sangat deras di pagi atau sorenya.

Menurut sahabat semua, tempat mana lagi di Singapura yang oke untuk Nesya kunjungi? isi di kolom comment ya 🙂

Advertisements

5 Lokasi Wisata Gratis, Instagramable, dan Anti Main-Stream di Singapura

Bingung ke Singapura mau kemana lagi? Saya punya 5 rekomendasi tempat gratisan tapi tetap instagramable yang mungkin bisa jadi pilihan bagi anda. Berikut ini rekomendasi saya =)

1. Lari ke forest walk dan Henderson wave bridge

Lokasi hendersen wave bridge bisa dicapai melalui mrt redhill dan bus 145. Sangat mudah untuk mencapai lokasi ini. Jembatan bagi pejalan kaki tertinggi se Singapura ini menghubungkan Mount Faber Park dan Telok Blangah Hill Park. Dari bus station, kita harus naik tangga cukup tinggi untuk mencapai Henderson wave bridge. Tetapi sampai di atas jembatan, lelah anda akan terbayarkan dengan pandangan yang sangat indah. Berikut foto-foto saya saat disana:

Dari handerson wave bridge ini, saya melanjutkan lari sore hingga ke forest walk. Cukup berjalan kurang lebih 15 menit dari Henderson wave bridge, forest walk ini juga tidak kalah indah. Berikut ini foto-fotonya:

This slideshow requires JavaScript.

2. Hiking ke Tree top walk – MacRitchie Reservoir

Pilihan hiking ini sangat cocok bagi anda di pagi hari. Saya cukup surprise karena di hari sabtu pagi, lokasi tracking ke tree top walk cukup ramai. Panjangnya track Hiking ini bisa anda pilih sendiri. Mulai dari sekitar 6 km hingga 20an lebih km. Ada banyak jalur enterance untuk mencapai tree top walk. Saya memilih jalur terdekat dari halte opp flame tree pk kemudian masuk melalui venus drive atau windsor nature park. Jika anda memiliki cukup banyak waktu dan tenaga, anda bisa memulai dari bawah atau matchrichie reservoir.

Persiapkan dengan baik jika anda ingin hiking. Karena anda tidak akan menemukan store atau penjual makanan dan minuman apapun dalam perjalanan. Saya membawa botol minuman dan snack sebagai bekal. Selama di perjalanan menuju tree top walk, anda hanya akan menemukan 1 ranger station tempat mengisi air minum dan toilet. Gunakan sepatu dan pakaian olah raga yang nyaman. Karena anda akan berjalan dengan beberapa medan jalan, mulai dari track kayu, tanah, aspal, batu, dan beton.

Anda akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dari forest walk. Karena trackingnya lebih bervariasi dan anda juga akan mendapatkan bonus foto jembatan gantung yang sangat indah. Berikut ini foto-foto selama perjalanan saya disana:

This slideshow requires JavaScript.

3. National Library – Tampines distric.

Kita harus mencontoh Singapura dalam urusan membaca dan memberdayakan perpustakaan. Awalnya, waktu saya diajak keluarga bapak Nanto, teman se SMA ke sini, saya underestimate juga, yang namanya perpustakaan pasti ya gitu-gitu aja. Ternyata begitu melihat isinya, saya langsung jatuh cinta. Bagaimana tidak, selain bukunya yang sangat lengkap, pinjam dan balikin bukunya tinggal grab, scan, and go, perpustakaan ini juga dilengkapi kitchen untuk cooking class, ruang audio visual untuk belajar coding dan 3d printer, komputer untuk melihat buku dan arsip, serta sofa buat leyeh leyeh. Mantaap. Tempat ini cocok buat keluarga dan anak anak. Berikut ini foto-fotonya:

4. Sepedahan di East coast

Aktifitas bersepeda di pinggir pantai sepanjang east coast menjadi salah satu favorit saya. Aktifitas ini sangat menyenangkan, membuat santai, rileks dan saat memandang laut, wah.. benar-benar sungguh dapat melepas kepenatan. Anda bisa menyewa sepeda atau bahkan roller blade di setiap station mulai dari station A hingga H di sepanjang east coast. jika anda haus atau lapar selama bersepeda, anda bisa mampir di kios dan restaurant yang tersedia di sepanjang east coast. berikut ini foto-fotonya: 


This slideshow requires JavaScript.

5. Bugis Area (Masjid Soultan, Haji Lane, Kampong Glam)

saya tidak pernah merasa bosan ke area ini, karena selain bisa belanja dan sangat banyak cafe yang enak untuk hang out, area ini juga sangat eksotis dan indah dalam kamera. paduan gedung  tua, mural di dinding, background masjid soultan yang megah, serta aroma masakan khas turki, melayu, arab menambah eksotisnya lokasi ini. berikut ini foto-fotonya: 

dimanalagi menurut anda lokasi yang anti-mainstream di Singapura? yuu tulis pendapat anda di kolom comment ya 🙂