LCTIP (Lomba Cepat Tepat Ilmu Pangan) ke 23 Himitepa IPB

CTRZQ-fUsAA-R-W.jpg large

Tidak terasa, kali ini LCTIP sudah diadakan ke 23 kalinya. Angkatan yang menyelenggarakannya pun saat ini sudah angkatan ITP 50 dan 51. Woow.. disitu saya merasa tuwir banget.. hehehehe.. di LCTIP kali ini saya diberikan kesempatan untuk jadi pembicara yang akan sharing tentang mengapa kita musti masuk ITP (untuk hal ini saya akan tuliskan di blog dengan Judul khusus ya 🙂 ), pengalaman apa saja selama saya di ITP, apa yang saya kerjakan pasca lulus dari ITP – termasuk bagaimana suasana kerja dan hubungan alumni di nutrifood.., dan sedikit pengetahuan tentang kondisi industry pangan di Indonesia, terutama yang terkait dengan dairy product.

Pembicara lainnya adalah alumni yang mewakili bidang entrepreneurship. Beliau bernama bang Angga, alumni ITP angkatan 36. Saat ini beliau memiliki café susu bernama milkme. Dari beliau, saya belajar bahwa yang namanya wirausaha pasti akan mendapatkan masa diatas dan dibawah seperti roda, sehingga menjadi pengusaha itu harus tidak mudah putus asa (saat roda dibawah) dan tidak congkak (saat roda di atas).. beliau mengajarkan juga bahwa berwirausaha itu harus memiliki tujuan bukan kekayaan yang dicari melainkan keberkahan. Dalem banget ya filosofinya..

Sukses selalu buat temen-temen himitepa..

ITP..We are the best.. ITP..Kompak..ITP.. We are the best..Kompak.. Yeah!

Jalan-jalan ke Singapura

Meskipun sudah berkali-kali transit di Singapore, sejujurnya ini adalah pertama kali saya nge-trip ke Singapore.. hehehe.. jadi excited banget dan pengen tau sekeren apa sih Singapore.. yang bikin nambah excitednya lagi, karena sekarang ngetripnya udah ada yang nemenin.. eaaaa…

DSC_0013

yang nemenin 🙂

Seperti biasa, kalau nge-trip bareng sama istri, dia mau semua terplanning dengan baik. Meskipun dia pernah ke Singapore sebelumnya (katanya sih pas jaman dia SMP) tapi pasti udah banyak banget perubahan yang terjadi selama kurun waktu kurang lebih 10 tahun. Blog walking adalah senjata utama kita untuk tau apa aja spot yang bisa kita kunjungi selama 4 hari disana. Trip kita kali ini harus cukup nyaman buat istri, soalnya saat itu dia sedang hamil 6 bulan. Hunting hotel yang kita mau adalah yang sedekat mungkin dengan MRT. Pilihan kita jatuh ke Lavender hotel, which is persis banget di atas MRT lavender. Tinggal naik tangga, langsung ketemu hotelnya.. Nah.. istriku ini bener-bener mantengin situs booking.com, soalnya pertama kali liat masih penuh, full book. Nah, udah tinggal sekitar 2 minggu mau berangkat, tiba-tiba aja hotel itu kosong dan bisa dibooked. Alhamdulillah.. Tiket masuk ke park juga kita dapatkan di travel agent Indonesia, menurut hasil penjelajahan blog, tiket ini akan lebih murah jika beli di travel agent, disbanding beli on the spot langsung. Jika tidak bisa beli di Indonesia, kalian bisa beli juga di travelnya orang Philippine di orchad rd. nama travelnya Cebu Travel..

Lavender hotel

Hari 1

Hari pertama, setelah check in hotel, kami jalan-jalan di sekitar Orchad rd. sambil makan es potong yang legendaris.. tentu saja kita juga sambil belanja-belanja di sepanjang jalan orchad.. hehehe.. trip bersama keluarga sudah ga bisa lagi ngetrip kayak jaman masih jomblo.. waktu itu bisa fokus buat hunting foto-foto aja trus jalan untuk dapetin moment. Nah, sekarang bisa juga sih.. tapi ga bisa cepet-cepet dan jalan jauh-jauh.. kasihan istri yang lagi hamil.. hehehe.. anyway, tetap bisa enjoy juga kok 🙂 soalnya sekarang kan ada yang nemenin..eaaaa…

DSC_0027

salah satu sudut orchad rd.

Ohya, perkara mencari makanan halal di Singapore cukup mudah, kalian bisa search di google list halal food Singapore.. jadi tidak perlu takut tapi juga perlu hati-hati ya.. plus, kalau beli oleh-oleh buat sodara atau temen, juga coba liat juga ada logo halalnya atau ga.. apalagi kalau beliin coklat.. soalnya banyak ingredient di coklat yang potensi haram atau syubhat..

Hari 2

Hari kedua, temanya juga masih mirip sama hari pertama.. belanja plus jalan-jalan.. hehehehe… agenda hari ini kami pergi belanja ke little india, Mustafa, bugis street, dan ditutup dengan perjalanan ke garden by the bay plus marina bay sand.

DSC_0054

salah satu sudut di little india

Menurutku yang paling bagus di hari kedua ini adalah garden by the bay. Ini open space yang keren banget. Versi kebun raya bogor, tapi semua ada di dalem rumah kaca yang super gede.. Subanallah.. bagus banget.. sangat recommended buat ke sini 🙂

DSC_0141

Hari 3

Hari ketiga, tema kita kali ini adalah adventure! Setelah sarapan dengan nasi lemak khas melayu, kami bergegas menuju ke Singapore Flyer, di sana selama kurang lebih 40 menit, kami berputar di atas kincir raksasa. Rasanya luar biasa.. dari atas, kami bisa melihat hamper sebagian besar kota singapura hingga ke ujung laut. Sooo beautiful!

DSC_0294

Selanjutnya kami pergi ke Sentosa Island! Di sana kami mengunjungi trick eye museum dan tentu saja…UNIVERSAL studios! Meskipun sudah pernah ke Universal studios di California dulu waktu masih muda.. datang kembali ke Universal studio tetep aja excited! Seneng banget! Kami main di Universal studio sampai tutup. Untuk tempat sholat, di dalam universal studio disediakan prayer room. Lokasinya di dekat jet coaster alien vs human. meskipun ini hari kerja, tapi ternyata universal studio tetep aja rame.. terlihat sebagian besar pengunjung berasal dari Asia.. selain orang Indonesia yang liburan 17 agustus, buanyak banget turis dari dataran China.. muantap..

IMG-20150818-WA0077

Hari 4

Hari ke empat ini, kami mengunjungi patung singapura Merlion di dekat fullerton hotel yang terkenal itu, sambil bertemu salah satu sahabat kami, Cingcing, yang saat ini menetap di Singapore. Sambil ngobrol, kami pergi lagi untuk makan siang dan belanja oleh-oleh terakhir ke bugis street. Sorenya kami kembali ke Indonesia 🙂

11919110_10207676500853713_6603003145192472985_n

Alhamdulillah.. masih dikasih kesempatan untuk menikmati kebesaran Illahi dan bersyukur masih bisa jalan-jalan.. semoga bisa menikmati keindahan tempat lain ya.. next time pas jalan-jalan udah ada dedek bayi 🙂

Bahaya Daging Olahan – Respon Terhadap Kategori Baru WHO Terkait Faktor Pemicu Cancer

Rekan-rekan pasti sudah mendengar di berbagai media bahwa baru-baru ini, tangan kanan WHO, IARC,  menetapkan bahwa bahaya daging olahan yang dikateorikan sama dengan merokok. Berikut ini release resmi tentang pengkategorian tersebut:

151026-IARC-Meat-rating-UPDATE2

Rekomendasi yang dikeluarkan ini sebenarnya bukan sesuatu hal yang cukup baru di dunia Food Science, saya pribadi tentu saja punya beberapa pertanyaan yang bisa jadi pertanyaan anda juga. Tulisan dalam blog ini mudah-mudahan tidak membuat anda menjadi paranoid dan bisa melihat polemic ini secara lebih jernih. Sumber bacaan yang saya ambil direkomendasikan oleh sahabat saya Kamalita yang saat ini sedang khusus mengambil Master di bidang kesehatan masyarakat/nutrition epidemiologist di Wageningen, Belanda.

Yu kita telaah lebih jauh tentang berita release IARC ini..

Team yang merelease ini siapa ya?

Namanya adalah IARC alias International Agency for Research on Cancer. Grup ini adalah kumpulan dari expert dan peneliti cancer dari seluruh dunia. Badan yang sangat dihormati ini merupakan perpanjangan tangan dari WHO di bidang cancer. Keputusan yang mereka ambil biasanya sangat berpengaruh sebagai penentu sebuah kebijakan Negara.

Kemudian, bagaimana mereka bekerja dan menilai suatu produk masuk ke kategori apa?

Grup ini menyaring semua publikasi ilmiah tentang suatu bahan yang diuji bisa menyebabkan cancer. Dalam hal ini team dari IARC menyaring lebih dari 800 publikasi ilmiah yang telah terverifikasi. Dari publikasi inilah, team IARC merumuskan penggolongan suatu hal memiliki bukti yang cukup sebagai pemicu cancer.

satu hal yang penting dan perlu digarisbawahi adalah penggolongan yang dimaksudkan oleh IARC ini adalah berdasarkan kekuatan bukti bukan tingkat resiko. Sekali lagi saya tegaskan, bahwa mereka memeriksa berdasarkan bagaimana kekuatan bukti bukan tingkat resiko kejadiannya!

Hal ini mengakibatkan factor yang memiliki kekuatan bukti sama, meskipun resikonya Antara satu factor dan lainnya berbeda jauh, maka akan digolongkan menjadi group yang sama. Dengan kata lain, penggolongan yang direlease adalah penggolongan seberapa yakin bahwa factor tersebut berbahaya.. bukan seberapa bahayanya factor tersebut sehingga bisa menyebabkan cancer. Terlihat perbedaannya bukan?

Sekarang, apa itu daging merah/daging olahan dan mengapa daging olahan menjadi berbahaya?

Daging merah adalah daging yang sebelum diproses, memiliki warna merah. Sebut saja seperti daging sapi, kambing, domba, dan lainnya. Hal ini berarti tidak termasuk hewan yang berjenis ungags ataupun ikan. Sedangkan daging olahan tentu saja daging yang sudah diproses misalkan Daging dijadikan sosis, salami, ham, sosis, kornet, bacon. Daging burger yang dibuat fresh tidak termasuk dalam golongan ini.

IARC menyebutkan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari, bisa meningkatkan resiko cancer colorectal (kanker usus pencernaan) sebesar kurang lebih 18 persen. Pertanyaannya kemudian, 18 persen ini dibandingkan dari mana? Ternyata dibandingkan dari populasi umum. Sehingga nilai ini adalah nilai relative. Tambahan lagi, IARC tidak menjelaskan hubungan Antara group yang makan daging olahan ini dengan factor lain yang lebih beresiko yang satu group dengannya.

supaya tergambar perbedaannya, berikut ini ilustrasi resikonya :

151026-Tobacco-vs-Meat-UPDATE

Memang benar juga sih kalau tiap hari makan daging, apalagi sampai makan berlebihan, itu bukan hal yang baik dan bijak jika ingin hidup lebih lama dan sehat. Faktor yang kemungkinan besar menimbulkan cancer adalah yang kita kenal sebagai “haem”. Ini adalah part dari pigment berwarna merah dalam darah. Jika bentuknya sempurna ia bernama haemoglobin. Nah, ketika part haem ini pecah, maka ia bisa membentuk error pada DNA sel dan selanjutnya terbentuklah cancer. Di samping itu, resiko yang lebih besar adalah memakan produk olahan yang notabene menggunakan senyawa nitrite sebagai pengawet, (rekan-rekan bisa cek di ingredient daging olahan) bisa meningkatkan produksi N-nitroso dalam tubuh dan ini bisa memicu cancer. Jadi cukup jelas ya 🙂 kenapa makan daging bisa menimbulkan cancer..

Terus, apa artinya buat kita dan bagaimana respon kita terhadap rekomendasi tersebut?

Tentu saja memakan daging merah baik juga untuk kesehatan. Karena daging merah memiliki kandungan protein, dan mineral lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Di Inggris, pemerintahnya menganjurkan untuk makan tidak lebih dari 70 gram daging merah yang telah dimasak setiap harinya. Sebagai gantinya, tentu saja makanlah makanan yang banyak mengandung fiber, buah, dan sayuran. Supaya lebih sehat 🙂 Ilustrasi porsinya kurang lebih adalah sebagai berikut:

151026-How-much-meat-spag

 

Jadi, sudah jelaskan? tidak perlu takut bukan.. apalagi menyalahkan orang yang makan daging.. (no offense buat yang menganut vegetarian ya.. ) mudah-mudahan rekan-rekan sudah lebih jelas dan clear ya sekarang tentang sikap kita terhadap rekomendasi dari IARC tersebut 🙂

Indonesian

Sumber bacaan:

http://scienceblog.cancerresearchuk.org/2015/10/26/processed-meat-and-cancer-what-you-need-to-know/

http://www.theatlantic.com/health/archive/2015/10/why-is-the-world-health-organization-so-bad-at-communicating-cancer-risk/412468/

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3108955/

Good Bye Papa

Saat itu jam 4 pagi, tepat tanggal 1 September, handphoneku berbunyi sangat kencang. Sontak saya terbangun dan segera mengambil handphoneku. Pasti ada hal yang urgent.. karena jarang-jarang saya mendapatkan telepon di jam seperti ini. Saat itu terdengar suara sayup-sayup sambil isak tangis dari inka, adiknya cindy “Halo, Kak Galih, Papa sesek napas, Kak Galih cepetan kesini ya.. ajak Cindy sekalian”. Nyesss.. jantungku langsung berdegup kencang. Allahuakbar.. mudah-mudahan papa ga papa.. detik itu juga, saya langsung membangunkan Cindy dan bilang kalau papa lagi sakit mendadak dan kita harus segera ke rumah papa. Cindy yang masih setengah sadar segera mencoba untuk menghubungi inka “Papa udah dibawa kerumah sakitkan? OK.. aku segera kesana..” begitu bercakapan singkatnya. Kami berdua bergegas mandi dan siap-siap. Dipikiran kami sama sekali tidak terbersit apapun tentang papa.. dalam hati kami berdoa semoga papa baik-baik saja.

“Assholatukhairumminannaum…” Suara azan terdengar sayup-sayup tak berapa lama kemudian. Kami sudah siap seperti mau kerja, dibayangan kami, oke, nanti kita ke rumah sakit sebentar dan habis itu nanti balik ke kantor. Tiba-tiba sebelum berangkat, handphoneku bordering kembali.. “Assalamualaikum Galih… cepetan kesini sama cindy ya.. Papa sudah ga ada.. tapi jangan kasih tau cindy.. Wassalamualaikum..” terdengar isak tangis mama diujung telepon. Ya Allah… rasanya bergetar hati ini.. saya sendiri sama sekali tidak menyangka akan ditinggal secepat ini sama papa.. selang 2 hari yang lalu, di tanggal 30 Agustus, papa masih terlihat sangat sehat, kamipun masih sempat main ke Thamrin city untuk makan dan belanja. Memang sih, saat makan bareng, papa terlihat tidak nafsu makan, karena pesanan nasi goreng kesukaan papa sudah sold out.. Saya berusaha untuk tidak mengeluarkan air mata, hanya memikirkan kalau ini tidak mungkin terjadi. Cindy yang terus menanyakan kondisi papa via whatsapp ke inka tidak dibalas. Aku juga hanya bilang ke Cindy kalau papa sudah dibawa kerumah sakit dan kita harus segera ke sana. Sepanjang perjalanan, Cindy yang saat itu sedang hamil 6 bulan Alhamdulillah hanya tidur, aku sendiri beberapa kali mengusap air mata dan tetap berpikir kalau ini tidak mungkin terjadi.

Saat dijalan yang macet, handphoneku kembali berbunyi. Kali ini tanteku yang telpon sudah sampai dimana, dan bilang ikut berbelasungkawa.. saat tanteku mau bicara dengan Cindy, tentu saja aku tidak izinkan. Innalillahiwainnailaihirojiun.. papa sudah tiada 😥 Cindy tentu saja Tanya siapa yang telpon tadi.. aku bilang, tanteku telpon.. kemudian berusaha mengalihkan pembicaraan ke hal yang lain.

Sampai di depan gerbang komplek, bendera kuning sudah terpasang kaku. Ya Allah.. ternyata benar.. berkali-kali aku mengkonfirmasi pada diriku kalau kejadian ini benar-benar terjadi… di depan rumah, telah sibuk saudara dan tetangga untuk memasang tenda dan persiapan lainnya.. Innalillahi.. segera aku minta maaf sama Cindy kalau aku ga boleh kasih tau kamu dulu sebelum kamu sampai kerumah.

Dengan Isak tangis keharuan, kami segera masuk ke dalam rumah, dan mendapati papa telah terbujur kaku menghadap kiblat.. Innalillahiwainnailaihirojiun.. kami berdua segera mencium papa, kemudian segera mengabari rekan-rekan di kantor dan lainnya. Dari cerita mama, papa mennghembuskan nafas terakhir dengan sangat mudah dengan dibantu mama mengucapkan Lailahaillallah.. terlihat papa tersenyum, selesai sudah masa tugas papa di dunia.. Allahuakbar.. mudah-mudahan papa termasuk didalam golongan yang meninggal dengan khusnul khotimah.. Amiin..

Papa kemudian segera dimandikan, setelah sholat zuhur berjamaah dimasjid, papa disholatkan, kemudian dimakamkan di taman pemakaman umum kebon kelapa di daerah cengkareng. Selanjutnya selama 3 hari, kami mengadakan acara tahlil dan doa bersama, selanjutnya, persis beberapa hari yang lalu, tanggal 10 Oktober, kami juga kembali mengadakan doa bersama untuk papa.

Papa memang dikenal orang yang sangat dermawan dan pandai menjaga tali silaturahmi. Banyak sekali hal baik dari papa yang bisa dijadikan teladan.. for sure.. aku akan menceritakannya pada anakku nanti kalau kamu punya kakek yang sangat merindukan keberadaanmu. Kakekmu adalah orang yang baik dan dermawan. Dan jika kakekmu masih hidup.. kamu akan menjadi cucu kesayangannya.. :’)

Semoga Allah mengampuni segala dosa almarhum, dan membalas semua jasa kebaikan almarhum dengan pahala yang berlipat, dan semoga kami sebagai anaknya diberikan keistiqomahan supaya bisa terus mendoakan almarhum hingga akhir hayat kami.. Semoga, Almarhum diberikan taman surga selama menunggu di alam barzah, dan diizinkan nanti oleh Allah untuk masuk ke dalam surgaNya.. Amiin..

I Love you and good bye papa..

This slideshow requires JavaScript.

Pengalaman Menggunakan New XT1 Fuji Film Mirrorless Camera

Fuji Film XT1

Akhirnya.. setelah sekian lama saya dengan setia menggunakan DSLR Nikon D90.. saya berganti agama dengan memiliki kamera mirrorless Fujifilm XT1. Berikut ini pertimbangan saya mengapa akhirnya memilih ganti genre dan agama ke kamera fuji ini:

Soal berat kamera..

Tidak hanya beban hidup.. Kamera DSLR juga lumayan berat.. hehehe.. waktu jaman masih muda dulu sih berasa keren banget nenteng DSLR..walaupun berat dikit ga papalah.. hahaha.. makin kesini makin mikir ngapain bawa berat-berat ya..(soalnya biasanya saya selalu default masang kamera dengan lensa 18-105) kalau ternyata dengan kualitas yang sama ada pilihan yang lebih enteng.. jadi kalau pas lagi travelling dan ada acara, ga perlu repot-repot dan berat-berat bawa kamera.. memang, fill untuk dapetin gambar dengan kamera DSLR lebih enak.. bunyi jepretannya apalagi.. beeh sangar! Nah si mirrorless ini secara default udah ngurangin mirrornya.. jadi dari lensa langsung ketemu sama si sensor.. makanya beratnya bisa berkurang signifikan.. untuk ukuran mirrorless, sebenernya si fuji xt1 ini cukup berat.. nah, saya juga ga kepingin megang kamera yang terlalu enteng sih.. soalnya biar grip lebih enak dan ngerasa lebih stabil…

Perbedaan DSLR dan Mirrorless Camera

Soal teknologi dan kualitas..

Nah..ini dia..bedanya Antara si Nikkon dan Fuji.. kalau di Nikkon, si perusahaan udah ngunci softwarenya, jadi ga bisa diupgrade, kalau mau upgrade software ya beli aja body baru.. hiks hiks.. contoh kasus adalah di jaman sekarang maunya kan abis foto langsung bisa share over handphone..trus bisa langsung upload ke Instagram, path, facebook, dll. Kasus lain misalnya ada update tone tertentu, atau system focus kamera, dan sebagainya.. Nah.. beda dengan Fuji.. dia ini sangat baik sama customernya.. once ada update, dia akan kasih tau updatenya apa, dan kita bisa install sendiri di kamera kita..semacam update apps gitu.. keren banget kaan..jadi walaupun kita masih pakai body yang lama, tetep bisa update ke teknologi yang masa kini. Ya tentu saja dia pasti akan membatasi update sampai tahap apa bisanya untuk kamera yang lebih jadul, tapi menurut saya ini kamera kekinian banget lah.. hehehe.. Nah soal kualitas.. baik itu Nikkon dan Fuji sama-sama bagus 🙂 lensa udah ga perlu bingung pilih tipe kelas rendah atau tinggi, karena semua kualitasnya sama.. trus hasil jepretannya juga sama kerennya.. tinggal orang yang makenya aja.. hehehe..

sync dengan HP 🙂

Terus kenapa musti Fujifilm?

Bagi saya, Fujifilm itu kayak nginget lagi kamera jaman dulu waktu masih pakai film..dan teknologi dia untuk ngerubah apa yang dilihat oleh mata menjadi sesuatu bentuk film/digitalnya one of the best dengan budget yang saya punya. Disisi lain, adik ipar udah pakai Fujifilm duluan, dan ngerasain feelnya oke banget. Dan lihat review dari situs-situs ternama dengan membandingkannya terhadap merek lain juga mengunggulkan Fujifilm xt1 ini.. Fujifilm sangat unggul di tone, lensanya yang legend, bisa sync dengan handphone, focus assistnya keren, ada electronic view findernya, main di ISO tinggi masih oke banget..trus dapet lampu flash juga..

Gripnya dan dial buttonnya mantap

Meanwhile, pas banget, waktu mau ganti kamera, ada promo lumayan heboh di salah satu distributor kamera ini..walhasil saya ambil body baru plus lensa terpisah yang 18-55 mm. sepertinya lensanya akan saya pakai cukup lama, karena lensanya fuji yang kit ini, udah keren banget.. lagian, kemungkinan besar kamera Fujifilm ini isinya adalah portrait muka anak dan istri saya.. hehehe.. jadi ga usah yang ribet-ribet amat.. 1 lensa all round sudah cukup 🙂

Kini, kamera Nikkon D90 saya serahterimakan ke adik saya.. mudah-mudahan dia bisa belajar dan travelling lebih banyak daripada kakaknya ini 🙂 soalnya buat landscaping joss banget si Nikkon 🙂

nikon D90

See you again Nikkon, and welcome my baby Fujifilm..

Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan rejeki untuk bisa terus makan-makan dan jalan-jalan mengagumi kebesaran Illahi.. Amiiin…

 

Peresmian Nutrifood Cibitung Tahap 2

Alhamdulillah, atas berkat Allah swt, akhirnya, Nutrifood kembali meresmikan pabrik barunya di Cibitung untuk tahap ke 2. Pabrik baru ini merupakan rangkaian dari peningkatan kapasitas produksi untuk lini Nutrisari, dari yang sebelumnya untuk produk dairy dan sweeteners. Oh iya..FYI, ini adalah site ketiga ditahun ini yang diresmikan, sebelumnya ada site Nutrifood Sentul (untuk proses produksi yoghurt dan RTD tetra) kemudian site Gudang baru untuk Finish good dan bahan baku di wilayah Tanah Baru-Wangun Bogor yang juga telah diresmikan di tahun 2015 ini.

Happy faces :)

Happy faces 🙂

Pabrik ini berhasil dibangun dalam waktu yang cukup singkat, hanya sekitar 1.5 tahun dari mulai scratch hingga saat ini diresmikan untuk bisa beroperasi. Berbagai drama telah terjadi selama persiapan pabrik baru ini.. Mulai drama penentuan desain hingga drama saat kita akan diaudit untuk mendapatkan persetujuan bisa produksi oleh BPOM. Alhamdulillah semua drama ini berakhir dengan happy ending.. yeah..

Our best MC!

Our best MC!

Acara peresmian yang bertempat dikantin (keren deh kantinnya kita jadi bagus.. soalnya udah disulap seperti ruangan pertemuan yang cantik :)) ini dihadiri oleh seluruh stakeholder Nutrifood, mulai dari bank yang mensupport, supplier bahan baku-kemas, kontraktor sipil, utility, dan mesin produksi, juga tentu saja team internal nutrifood. Hadir juga owner sekaligus pendiri nutrifood bapak Hari Darmawan beserta keluarga.. dalam acara ini pula Nutrifood menyampaikan rasa terimakasih dan syukur kepada para stakeholder, karena atas kerjasa ini semualah, Nutrifood masih bisa memberikan yang terbaik bagi konsumennya di seluruh dunia.

our CEO giving some words

our CEO giving some words

My beautiful Boss :)

My beautiful Boss 🙂

Peresmian pabrik baru!

Peresmian pabrik baru oleh Pak Dien dan Pak Mardi!

Me-Honey-Ex..hahaha..

Me-Honey-Ex..hahaha..

We are family..

We are family..

Semoga kita terus bertumbuh dan menjadi lebih baik di masa yang akan datang 🙂

Semangat!

Indonesian FoodTech Blogger Network

IndonesianKali ini saya dan istri saya, Cindy, akan melaunch salah satu project initiative kami, Indonesian FoodTech Blogger Network. Project ini kami adakan karena didasari oleh kurangnya review atau informasi tentang kondisi terkini produk pangan yang ada di Indonesia. Selain itu, pasti banyak juga masyarakat Indonesia yang kepingin tahu sebenernya yang dimakan itu apa sih? Apa fungsi dari ingredient yang ada di kemasan pangan itu, dan kira-kira apa cukup aman dimakan sama anak kita, dsb. Meskipun kami berdua adalah praktisi dari industry pangan, tapi kami sebisa mungkin akan menilai dan memberikan informasi kepada anda secara objective sesuai dengan pengetahuan yang kami miliki.

Jika kita mengamati, review terkait makanan kuliner sudah cukup banyak dan sudah sangat baik, jadi arah pembicaraan dalam review ini tidak akan menyentuh ke sana. Kami akan lebih focus kepada bagaimana penilaian kami terhadap produk pangan yang telah melewati berbagai proses pengolahan, sehingga bisa kita nikmati. Kami akan bahas mulai dari ingredient didalamnya apa saja, kira-kira teknologi dasar apa dalam proses pembuatannya, experience makannya seperti apa, rasa dan aroma, packagingnya, dan segala hal terkait didalamnya. Jadi all science behind the food product, semuanya akan kita coba jelaskan dengan bahasa yang menarik dan mudah dipahami buat anda.

Sementara ini, produk yang kami bahas adalah produk yang sudah tersertifikasi Halal oleh BPOM MUI ya.. 🙂 untuk produk lain yang masih belum halal, kami akan coba minta rekan-rekan lainnya sesama FoodTechnologist untuk mereviewnya 🙂

Ohya, Karena ini namanya saja Indonesian FoodTech Blogger Network, maka kami mengundang rekan-rekan sesama background atau peminat teknologi pangan dari berbagai belahan Indonesia dan dunia, untuk bergabung dengan komunitas blogger ini. Kami juga membuka peluang kerjasama dengan blogger-blogger lain yang punya minat dan background ilmu yang sama, untuk bisa bergabung dalam project sederhana ini 🙂 Siapa tahu dengan bergabungnya kita, bisa memberikan sedikit warna dalam dunia blogger Indonesia. Selain itu, tentu saja siapa tahu kita bisa kopi darat atau menambah jejaring silaturahim. Buat yang ingin mengirimkan hasil reviewnya, kami akan saring dan kami akan cantumkan semua data yang terkait dalam kolom ini. Semua blogger yang bergabung akan kita listing out di sini. For further information, you may reach us at:

Twitter & Instagram: @ga_lih or @cindyfiriera

Facebook: Galihn or Cindyfiriera

Linkedin: Galih or Cindy

Email: nugroho[dot]galih[at]gmail[dot]com

Mudah-mudahan project sederhana dari kami ini bisa bermanfaat untuk semua masyarakat Indonesia 🙂 See you very soon!

Thinking and Doing Out of The Box! Inspired by Hasnul Suhaimi

Pak Hasnul on the show :)

Pak Hasnul on the show 🙂

Seminggu yang lalu, kami di Nutrifood mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan pengalaman yang sangat menarik dan menggugah cara pandang dari Pak Hasnul Suhaimi. Beliau adalah ex.CEO dari XL, dan salah satu one of the best CEO dari majalah swa. Selama kurang lebih 3 jam kami sharing dan diskusi tentang how to be an entrepreneur leader, dan mampu berbuat out of the box!

Berikut ini adalah 3 highlights yang menurut saya penting untuk dishare:

  1. Sebelum think or do something out of the box. Kita harus punya box nya dulu, alias punya basic yang harus dimiliki. Nah apa aja basicnya? a) physical appearance, ini penting lo, karena orang pasti akan judge by its cover first. b) intellectual ability, karena daya tangkap dan kemampuan menganalisa dan kritikal thinking itu penting c) social ability, kemampuan bersosialisasi dengan sekitarnya dan emphaty. d) emotional ability, harus stay positive thinking dan PD e) personal ability, pandai mengamati dan mengambil resiko, dan f) moral ability, yang jadi nilai dasar seperti integrity dan responsible 🙂 
  2. Setelah punya boxnya, langkah selanjutnya adalah ciptakan inovasi out of the box! Caranya? Nih!
  • Observe “mengamati”
  • Associating “nyambung-nyambungin”
  • Risk taking “berani coba”
  • Effectuate “numbuh dan berkembang”
  • Learn from failure “ga ada matinya”
  • Begitu terus balik lagi dari awal hingga matahari terbit dari barat 🙂
  1. Terakhir… Nah.. ini quotes yang paling aku suka dari beliau:

 “Kita sudah harus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin sebelum kesempatan untuk menjadi pemimpin itu datang” by Hasnul Suhaimi

Semoga sedikit catatan singkat saya ini bisa menginspirasi anda semua 🙂 Semangat!

Jalan-jalan ke Pulau Harapan dan Cico Resort Bogor 2014

Saat saya kembali dari Taiwan, saya diminta untuk bantu-bantu di bagian quality controlnya Nutrifood. Nah..pas banget datang, ternyata mereka lagi mau ngadain acara gathering..alhamdulillah yaaa.. rejeki anak sholeh.. hehehe..

Nan berenang ah, mereka udah punya planning bakalan ke Pulau harapan, plus outing di Cico Resort, daerah cimahpar bogor. Ini jadi ajang yang bagus, sekalian mingle dengan team baru dan jalan-jalan gratisan.. hehehe.. diantara pulau seribu lain, terus terang baru kali ini saya pergi ke pulau harapan.. mudah-mudahan bukan harapan palsu ya.. hehehe…

Berangkat sebelum subuh, kami segera bergegas menuju pelabuhan muara angke. Dari sana, perjalanan ditempuh kurang lebih selama 3 jam menggunakan kapal yang cukup besar. Kapasitas muatan kapalnya sekitar 500 orang.

20140928_062243 20140928_063353_HDR 20140928_063822 20140928_094010Tiba di pulau harapan, kami segera menuju ke villa yang telah kami pesan sebelumnya. Setelah itu, kami akan snorkeling..! plus ke foto-foto, pulau gosong..yaitu, pulau yang hanya ada pasirnya dan hanya terlihat kalau sedang pasang surut.. beruntung, kami bisa mendapatkan pemandangan yang Subhanallah dan luar biasa. Malamnya, kami adakan acara bakar-bakar sambil tentu saja bercengkrama dan refleksi serta berbagi mimpi ke depan seperti apa..

Keesokan harinya, kami berjalan ke pulau seberang dan kembali ke bogor.

Di bogor, kami menginap di Cico resort. Tempat ini biasa dipakai untuk acara pelatihan. Kamar seperti di asrama, dengan kontur area berbukit bukit. Malam harinya, di cico resort, kita kembali bakar-bakar, dan keseruan terjadi. Karena malam itu ada yang ulang tahun, kami sepakat untuk menyiramkan air ke yang ulang tahun. Tapi ternyata pada akhirnya, yang kena adalah saya..katanya sebagai ucapan selamat datang di QC.. hahaha… oke.. singkat cerita, malam itu semua basah kuyup, karena semua saling siram satu sama lain.. hahahaha.. got you!

Keesokan harinya, kami bermain paint ball beramai-ramai. Ini seru abis! Walaupun udah berkali-kali main, tapi tetep seru! Sempet kena beberapa tembakan, tapi juga berhasil nembakin orang.. rasanya puas banget.. hehehe 🙂

Thank you Nutrifood for all these treats.. We love you!

Food Ingredient Asia 2014

Beberapa waktu yang lalu, udah lama banget sih.. hehehe.. saya dan rekan-rekan kantor berkesempatan untuk ikut acara FIA di kemayoran. Acara ini jadi ajang bertemu anak food tech se Asia. Kebetulan, momentnya pas banget balik dari Taiwan waktu itu, jadi ini sekalian ketemu sama dosen dan temen2 IPB lainnya. Dan emang bener, Alhamdulillah banyak banget ketemu sama dosen dan temen-temen 🙂 seneng banget.. Di sini, kita juga sekalian ketemu sama berbagai supplier raw material kita dan tatap muka langsung sama team engineers atau R&D supplier2 kita. Jadi sekalian meeting gitulah.. yup, karena ini di jam kerja, jadi sekalian kerja juga..

Yang kerennya juga, saya bertemu dengan anak-anak himitepa alias himpunan profesi anak teknologi pangan IPB yang angkatan baru.. dan ternyata mereka mendapatkan kesempatan untuk isi acara di FIA dengan acara food innovation mereka… Jadi kegiatan himitepa lebih rame, wah, dan megah sekarang.. good job!

Semoga tali silaturahmi ini tetap bisa terjaga 🙂 semangat! ITP…We are the best.. ITP.. Kompak.. ITP.. We are the best.. Kompak.. Yeah!