Tanggal 15 nanti.. (Last chapter)

Alhamdulillah pernikahan kami berlangsung lancar 🙂

Persiapannya juga Alhamdulillah diberikan berbagai kemudahan. Berikut ini pendukung acara kami, They did a great job! Thank you so much!

Event organizer, Wedding planner, plus MC nya meminta bantuan dari sahabatku di IPB, Fahmi Hendrawan dan teamnya smart project (mbak maria, and team) yang kece banget..

Dekorasinya mulai dari depan sampai pelaminan dari janur kuning, Pak Bahar. Bikin pangling Birawanya.. Mantap!

Photographynya dari AA photo. Terima kasih Mas Hadi buat koordinasinya yang kece berat. kita dapet photographernya yang kece berat.. dan hasil photonya.. Subhanallah semua.. 🙂

Cateringnya dari Alphabet. Terima kasih buat Bu Yayuk.. makanannya enak semua!

Kebaya dan MUA dari Sanggar Liza. Langsung ditanganin sama anaknya yang punya.. thank you banget mbak Reni dan Mbak Fitri dan team. Bikin istri saya jadi seperti bidadari yang turun dari khayangan.. hehehe..

Baju pengantin dari Berkat kebaya. Ini bajunya luar biasa 🙂 dibikin handmade dan custom.. terima kasih buat Om Rahul dan Mbak Devina..

Music dan Entertainment dari Revis. Joss banget, simple dan kece berat 🙂

Sekali lagi, kami berdua mengucapkan terima kasih atas doa dan kehadiran rekan-rekan semua.. Love you all.

Berikut ini video singkat saat proses akad nikah dan resepsi kami..

Alhamdulillah.. 🙂

Advertisements

Welcome to the World Nesya!

12208707_10208238303818436_720221875057196687_nAlhamdulillah.. Moment ini akhirnya tiba juga. Setelah menanti selama hampir 9 bulan di dalam kandungan istri saya (ya iyalaaah…hehehe), putri pertama saya lahir.. yeaay.. Alhamdulillah! perasaan bahagia sekaligus haru dan sedikit khawatir bercampur aduk menjadi satu.

Proses kelahirannya alhamdulillah lancar dengan proses sesar. Ceritanya berawal dari pas malam sekitar jam setengah 1 pagi, tiba-tiba istri saya mbangunin saya yang lagi tidur pules, soalnya malam itu kita baru aja abis pulang dari baby showernya istriku bersama sahabat-sahabatnya plus pas hari jumatnya kita keliling seharian JI Expo kemayoran untuk ikutan acara pameran pangan.

Malam itu istri saya mengeluh karena kontraksi yang lumayan hebat. Ternyata istri saya sebenarnya belum bisa tidur malam itu karena kontraksi yang cukup berulang dan cukup hebat. Dengan sigap saya langsung saya ambil HP buat buka program stop watch untuk melihat rentang waktu kontraksinya. Saat itu kehamilan istri saya masih masuk minggu ke 37 lebih dikit. Jadi sebenarnya bisa saja hanya kontraksi sebentar kemudian hilang nantinya. Kami belum punya firasat apapun saat itu. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan tepat jam setengah 3 pagi, kali ini kontraksinya sudah setiap 5 menit sekali. Kita masih mengaggap ini masih belum saatnya untuk ke rumah sakit. Lagi-lagi karena kami beranggapan bahwa dedek belum saatnya lahiran kok..

Akhirnya sekitar jam 3, istri saya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Ternyata, pas balik ke kamar, tiba-tiba air ketuban mengucur cukup deras. Katanya rasanya seperti ada yang mecahin balon rahimnya.. Kontan saja kita berdua langsung memanggil mama dan segera bergegas ke rumah sakit siloam. tas yang sudah kita siapkan untuk dirumah sakit langsung dibawa. Alhamdulillah banget ini pas kita nginep di rumah mama di Meruya. Ga kebayang kalau pas lagi di bogor, pasti udah panic setengah mati deh.. soalnya memang kita sudah pindah rumah sakit di bulan ke 6 dari yang tadinya di BMC Bogor jadinya ke Siloam Kebon Jeruk. Perpindahan ini atas permintaan mama, supaya nanti kalau menengok dedek bayinya mudah, Karena almarhum papa sudah tidak ada, jadi lebih dekat dan bisa menemaninya lebih enak. Cairan ketuban masih mengucur selama perjalanan, handuk yang dijadikan alas sampai basah kuyup. Selama nyupir, saya sambil baca doa supaya semuanya sehat dan selamat.. cukup panic juga saat itu, tapi ya kita harus tetap tenang supaya tidak memperburuk suasana.. itu momen nyetir paling menegangkan seumur hidup saya..

Sampai di rumah sakit, kita langsung masuk ke ruang UGD. Istriku langsung di USG oleh dokter jaga. Alhamdulillah bayinya masih sehat, detak jantungnya normal, hanya saja memang cairannya sudah banyak keluar. Dokter Ratzarwin, dokter obgyn langganan kita pun menyarankan bahwa istri saya harus segera melahirkan. Selama menunggu dokter, istri saya dan dedek bayinya selalu dicek detak jantungnya. Hasil pengecekan terakhir, dedek bayi berada dalam posisi melintang plus cairan yang sudah semakin menipis karena air ketubannya pecah duluan. Saat itu pembukaan 3 dan tidak mau naik-naik. Kesimpulannya, tidak memungkinkan normal, dan istri saya harus siap dioperasi sesar. Bismillah! Sebelum masuk ke ruang operasi, kami berdoa bersama. Tak terasa kami menitikkan air mata. Saya, mama, dan istri saya mengharu biru… #eaaaa…

Sayangnya saat itu saya tidak bisa masuk ruang operasi, karena di saat yang bersamaan ada operasi lain yang cukup serius, jadi tidak ada yang diperkenankan masuk selain pasien dan dokter.

Sekitar Jam 11 siang kami sudah melihat bayi kami. Langsung saya mengazankan dan mengiqomatkan kemudian kita harus berpisah, karena dedek bayi harus dicek macem-macem dulu mulai dari pendengaran, dan sebagainya. Sekitar jam 2 siang, kita sudah bisa ketemuan lagi. dedek bayi yang kemudian kami beri nama Nesya Kirana Nugroho ini artinya anugerah anak perempuan yang suci dan bersinar. (Mudah-mudahan nesya bisa tetap istiqomah dalam prinsip dan bisa menyinari dan penebar inspirasi bagi sekitarnya. Amiin..) suster dengan sigap melakukan pelekatan untuk merangsang keluarnya ASI. Sebenernya ini agak terlambat sih, karena katanya yang paling bagus adalah sesaat pas bayi lahir langsung dilakukan pelekatan. Nah, alhamdulillahnya, nesya ini pinter banget. Dia langsung tau caranya nyusu. Meskipun yang keluar masih dikit banget, tapi tetap harus berusaha. Semangat bunda! Tali pusar yang sudah dimasukkan ke dalam ember kecil, segera dibawa sama mama-papaku untuk dikuburkan. Alhamdulillah banyak yang bantuin yaa dek.. 🙂

Karena kami sudah semalaman tidak tidur, maka kami putuskan untuk dek nesya biar di dalam ruang susternya dulu. Nah, paginya kita baru coba terus sama nesya dan coba terus untuk mimi susu dari bundanya. Memang katanya kalua baru lahir, berat badan dia akan turun dalam rentang maks. 10%. Setelah itu baru naik lagi. Dek nesya saat itu turun 9%, jadi tergolong normal.. nah Cuma pas di tes bilirubin, dek nesya slightly lebih tinggi dari normal.

1909695_10208542498303108_4472566037393353869_nOiya, di rumah sakit siloam kebon jeruk ini, suster-suster di rumah sakit alhamdulillah baik banget dan ga pelit ilmu. Kita diajarkan mulai dari ganti popok, bersihkan tali pusar, menyusui yang benar, memandikan bayi, dan sebagainya. Pokoknya lengkap.. nanya apa aja dijawab dengan penjelasan yang super lengkap.. hehehe.. keren dan salut!

Hari ketiga dirumah sakit, dedek nesya mulai terlihat kuning matanya. Begitu dicek lagi ternyata memang bilirubinnya melewati ambang batas. Kali ini sudah lebih tinggi dari yang direkomendasikan dokter. Akhirnya diputuskan dedek untuk stay lebih lama 1 hari di rumah sakit untuk menjalani proses penyinaran.

Keesokan harinya, saya, mama-mama pun menjemput dedek nesya. Alhamdulillah, dek nesya sudah jauh lebih baik. Selanjutnya tinggal control dan pemberian vaksin sesuai jadwal. Semangat Bunda dan Dek Nesya!

Welcome to the world Nesya!

Ayah berharap Nesya bisa jadi anak yang sholehah dan bisa jadi kebanggaan Ayah Bunda, Keluarga, Agama, Nusa, dan Bangsa.. Amiiin!

Maternity Photo Shoot at King photo

Beberapa waktu lalu sebelum dedek bayi lahir, kami melakukan maternity photoshoot. Untuk memilih vendor, saking niatnya, kami sampai datang ke acara pameran wedding di JIE Expo sebulan sebelumnya..mungkin pada kaget kali ya.. ini pasangan udah jilbaban, trus hamil, datengnya ke pameran nikahan.. hehehehe.. anyway, tadinya kita pikir akan ada vendor-vendor yang kita sudah incar dan cukup bisa dinego saat pameran untuk deal maternity shoot. Tapi ternyata kita tidak menemukan yang sreg pada saat pameran itu. Finally setelah searching sana-sini, pilihan kami jatuh ke King Photo.

Alhamdulillah kami tidak salah pilih 🙂 di sini semua ditangani dengan professional mulai dari arrange tanggal, pilih foto hasil shoot, dan pengerjaannya..semua professional banget. Kelemahannya, di King Photo, albumnya tidak bisa custom seperti yang kita mau. Karena sudah ada default album dari mereka. Tapi jangan khawatir, semua hasil albumnya bagus banget kok.. hehehe..

Awalnya kami deal di King Photo Pondok Indah, tapi setelah melihat berbagai koleksi background studio yang mereka punya, kami memilih studio King Photo yang ada di Roxy. Kami diperbolehkan untuk ganti kostum sebanyak 3 kali dengan dibantu make up + hijab untuk 2 wardrobe. Di wardrobe ketiga, hijabnya dikreasikan oleh istriku sendiri. Semua sudah termasuk dari paket maternity shoot.

Oiya kelemahan lain, di sini, tidak terlalu banyak property yang disediakan, mereka hanya menyediakan kotak lucu dan imut alphabet nama bayi, pita, kaleng berpita, juga meteran untuk diperut. Selain itu, kami menyiapkan sendiri property yang mau kita gunakan. Waktu itu kita buat semacam bendera segitiga dengan nama, sepatu bayi, nama bayi, baju bayi, dan book journal bayi. Jadi, ada baiknya prepare sesuai kebutuhan kamu aja..

Kami photo shoot di hari sabtu, jam 10 pagi kita sudah siap untuk dimake up dan ganti baju. Alhamdulillah di hari tersebut sepi (soalnya biasanya King Photo ini ruame banget kalau sabtu minggu), hanya diinterupt satu kali karena ada foto family, itupun hanya dalam satu ruangan tapi beda background. Jadi tidak ada masalah. Alhamdulillahnya juga kita dapat fotographer dan lightman yang sangat handal dan kooperatif, namanya pak yoga. Beliau sangat memperthatikan detail, dan hasilnya…voila.. saat kami harus menyortir photo, seminggu kemudian, dari sekitar 60 shoot yang sudah dia edit menjadi hanya 20 susahnya bukan main..ada kali hampir 2 jam kita milihin foto.. karena saking bagus-bagusnya.. Finaly, karena sayang supaya dapet file aslinya dan bisa dicetak ke album, kita nambah jadi 22 photo yang kita ambil dan cetak. Sebenarnya kalau diturutin bisa semua kita ambil, soalnya bagus-bagus semua.. Alhamdulillah memang ga salah pilih deh.. harga sebanding dengan kualitas dan semuanya worthed banget (^_^)

berikut ini salah 4 fotonya ^^

Galih Nugroho -017 Galih Nugroho -029 Galih Nugroho -036 Galih Nugroho -069