Taiwan ICDF Scholarship : Study Hard Play Hard(er)

Naah.. pastinya dah pada tau kan aku sekarang lagi kembali mengasah gergaji di Taiwan untuk kuliah master di National Pingtung University of Science and Technology. Hehehe.. nah berikut ini sekelumit ceritanya🙂 mungkin akan terdiri dari beberapa part.. nantikan ya.. (hahaha.. kayak yang baca banyak dan tulisanku dinantikan.. ahahaha..)

 

Kuliah di Taiwan?

Nah.. pertama yang muncul adalah pertanyaan ini nih pastinya.. kenapa lo milih Taiwan? Apa hebatnya si itu Negara? Hehehe..

Cerita pertama bermula dari salah seorang sahabatku di kampus Diana Lo, dia sejak setelah lulus undergraduate di IPB, langsung melanjutkan pendidikannya ke Taiwan atas rekomendasi sang Profesor pembimbingnya. Dia mendapatkan beasiswa dari kampusnya. Nah, pas pulang ke Indonesia, kita sempet ketemu dan cerita banyak hal tentang kampusnya sahabatku ini.. mulai dari kehidupan kampus, advantage apa aja yang bias didapat dan bias diimprove dimana aja.. termasuk berbagai kesempatan yang mungkin didapatnaah.. dan bagusnya lagi ternyata beasiswa terbaik di Taiwan itu ada yang namanya beasiswa ICDF. Beasiswa ini mengcover semua-semuanya.. mulai dari tiket pesawat, tempat tinggal, buku, school fee, insurance, sampe jalan-jalan.. hehehe.. pokoknya semua dah ditanggung sama si ICDF. Dan kerennya lagi si ICDF ini punya ikatan alumni yang kuat dan mantap serta tersebar di hamper seluruh dunia. Jadi koneksinya ke depan akan terbuka luas..

Nah.. Alhamdulillah banget aku keterima beasiswa ini bersama seorang lagi dari ITB, namanya Irene. Dia akan ambil environmental eng. Di NCU – Chung li, di dekat taipe. Tiap tahun, Indonesia tidak selalu dapat, jadi tahun ini kita beruntung banget bisa ikut dikasih kesempatan untuk program ini.

Taiwan sebagai Negara, saat ini menduduki rangking 22 dalam peningkatan HDI nya. Jadi bagus banget dan tergolong Negara yang maju. Selain itu, Taiwan sangat maju di sisi engineering untuk chip Komputer, IT, LCD,  dan biotek. Taiwan juga sangat konsen sama pendidikan. Lebih dari 27 persen APBN dia kasih untuk pendidikan. Gede kan..

Taiwan juga Negara yang tadinya Negara penerima bantuan dari USA, kemudian saat ini menjadi Negara donor bagi Negara-negara berkembang. Capaian yang keren dalam kurung waktu kurang dari 50 tahun.

Selain itu, karena sekolah di Taiwan, kita juga dipaksa untuk bisa bahasa mandarin. Bahasa yang digunakan oleh lebih dari 10 miliar orang di dunia. Naah.. jadi ini advantage tambahan. Paling gak memang targetku dalam 2 tahun, bisa ngomong dan ndenger ngerti sama bahasa mandarin. Hehehe..

 

NPUST, Kampus apaan itu?

NPUST  alias National Pingtung University of Science and Technology ini memang belum menduduki rangking teratas kampus di dunia. Tapi peringkat kampus NPUST  ini meningkat signifikan karena adanya program promosi dan membuka kelas internasional bagi mahasiswa Internasional. mereka punya cita-cita bahwa mereka akan compete di pendidikan tinggi tingkat global di bidang pertanian dan pengembangan bioteknologi.

Kampus ini merupakan kampus yang berhubungan dengan pertanian tertua dan terbaik di Taiwan. Kampusnya juga gede banget dan dikelilingi gunung yang indah.  Selain itu Buat fotografer landscaper kayak aku ini banyak spot yang menarik.. hahaha.. itu tambahan aja sih.

Lab nya juga lengkap banget.. mau alat apa aja ada..

Ohya, kampus NPUST ini letaknya memang agak di pinggir kota. Kota besar terdekatnya adalah Kaoshiung. Bisa ditempuh sekitar 30 menit dari Pingtung  City. Nah, kalau dari kampus ke Pingtung citynya sendiri, butuh sekitar 30 menit naik motor atau bus. Tapi semuanya mudah dicapai kok.. dan gak mahal..

 

Banyak orang Indonesia gak di  NPUST?

Believe it or not. Orang Indonesia ternyata banyak juga disini. Ada sekitar 30 orang. Tersebar mulai dari yang ambil S1, S2, hingga S3. Rata-rata ambil jurusan yang berhubungan sama pertanian dan biotek.

 

Bagaimana cara apply beasiswanya ICDF?

Naah.. rekan-rekan tinggal masuk ke websitenya si  ICDF🙂 nanti cari ke bagian beasiswa nya.. nanti aka nada pilihan jurusan yang bisa diambil sama rekan-rekan. Selanjutnya, siapkan berkas-berkas mulai dari berkas nilai akademik, nilai TOEFL/IELTS, juga jangan lupa kita musti medical checkup di rumah sakit. Selanjutnya, tinggal kirim berkas ke TETO atau perwakilan perdagangan taipe di Jakarta. Nanti dia yang akan kirimkan ke kampus yang kita tuju.

Jika berkas kita lolos, maka kita akan dibaritahu lewat email. Selanjutnya kita akan diinterview by phone oleh pejabat  ICDF atau Pejabat kampus terkait. Nah.. yang ditanya apa aja? Yang ditanya tidak jauh dari apa yang kita isi di essay kita. Jadi, pasti bisa jawab lah.. hehehe..

Jika lolos lagi, maka kita akan diberitakan lewat email dan ditelpon langsung oleh staf TETO.

pke.. sampai disini dulu ceritanya.. mata dah mulai ngantuk -___- see you again ya🙂

16 thoughts on “Taiwan ICDF Scholarship : Study Hard Play Hard(er)

  1. galih… share foto2 nya juga dunk… kan dikau uda makin jago fotografi… jadi yang baca bisa ada gambaran yang lebih oke. because sometimes picture speak a thousand words.. keep fighting and keep writing lih…

    *padahal sendirinya ga update blog lebih dari 2 bulan –.–)a*

  2. Kak Galih, aku mau tanya, pas daftar beasiswa itu harus daftar dulu ke NPUST nya ya ka? Trus pas daftar beasiswa itu sudah harus mencantumkan health check-up?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s