Pengalaman Umrohku 2012 (^_^)

Labbaik allahumma labbaik.. bergetar hatiku saat mengucapkan kalimat tersebut.  Ya allah.. bener-bener gak akan nyangka kalau akhirnya bisa umroh, bisa melihat kabah.. allahuakbar..

Kisah ini berawal dari hasrat kepingin banget untuk bisa dateng ke mekkah dan madinah. Gak tau kenapa, tapi kepingin banget ke sana. Dari pas lulus kuliah, sebenernya udah niat banget pengen ke sana. Pokoknya someday musti bisa kesana. Malah kepengenya pas ramadhan. Nah dengan niat yang kuat, akupun mulai menabung. Sebenernya nabungnya belum lama tapi Alhamdulillah memang kalau allah mau, dia bisa mendatangkan rezeki dari mana aja.. percaya deh.. dimana ada niat yang kuat.. insyallah bisa sampai disana🙂

Ohya, di umroh kali ini jadi makin special, karena aku ngasih surprise ke adikku. Dia akan ikut bareng nemenin aku umroh. Hehehe.. Alhamdulillah🙂 dia seneng banget.. apalagi gak taunya tanggalnya pas banget sama hari ulang tahunnya dia.. sesuatu banget.. sebenernya si tadinya tanggalnya sebelumn dia ulang tahun. Tapi ternyata si travel ngundurin seminggu karena alas an tiket pesawat yang sudah penuh.. akhirnya kok malah pas di tanggal ulang tahun dia.. ^_^

Semuanya memang serba dimudahkan. Alhamdulillah. Proses pencarian travel tidak sulit, karena salah satu nasabah papaku punya travel. Namanya first holiday travel. Harganya sangat reasonable dan bersaing untuk keberangkatan di saat peak season seperti ini. Apalagi spec maskapai dan akomodais serta penginapannya juga oke. Berangkat menggunakan maskapai Etihad airways dan penginapannya pun juga bagus.. jadi Alhamdulillah banget🙂

Selanjutnya semua dokumen dipersiapkan.. mulai dari paspor yang harus diperpanjang.. trus udah gitu suku kata harus dirubah menjadi 3 kata. Akhirannya jadi balik lagi ke kantor imigrasi untuk ngurusnya. Trus tak lupa juga, suntik vaksin meningitis. Suntik meningitis ini bias juga di RS. Fatmawati lo.. jadi gak perlu ke halim, ke tanjung priok, ataupun bandara untuk vaksin ini. Dan perlu diingat bahwa setelah disuntik, tubuh kita memerlukan waktu sekitar 2 minggu untuk membentuk antibody yang sesuai.

Setelah dokumen lengkap dan urusan finance sudah beres, langkah selanjutnya ya tentu saja membaca buku, menghafalkan doa untuk umroh, dan search di youtube bagaimana prosesi umroh itu.. semua nya aku pelajari dengan detil dan membayangkan seakan-akan sudah berada di sana.. aaa… pengen cepet-cepet berangkat.. hehehe..

Sebelum berangkat umrah akupun selalu bertanya-tanya. Bener gak ya? Allah bakal ngegantiin rizki yang aku gunakan utnuk bertemu dengannya.. soalnya ada hadist shahih nya lo.. ternyata, even sebelum berangkat pun. Allah sudah ganti dengan diterimanya beasiswa ICDF ku utnuk melanjutkan studi ke Taiwan. Waaaa.. gantinya langsung berlipat-lipat. Soalnya beasiswa ICDF ini beasiswa terbaik di Taiwan. Semua full coverage bahkan bias nabung juga. Kapan lagi bias mengasah gergaji dengan dibayar pula.🙂 Alhamdulillah.. hanya rasa syukur yang bias disampaikan kepadaNya🙂

Finally the Day

Kita berangkat dengan ditemani mama, papa dan adik. Sebelum berangkat, kami diberi pengarahan sekaligus snacking di Hotel Transit di  Airport.  saat matahari sudah mulai kembali ke peraduan, kami bergegas boarding dan siap lepas landas. Dengan mengucap takbir, tahmid, dan tasbih, kami berangkat.. sepanjang perjalanan kami isi dengan mendengarkan murottal dan terus membaca doa-doa. Tidak berasa, kami sampai di dubai international airport untuk transit. Ohya anyway, maskapai Etihad ini emang keren abis deh.. udah entertainment di dalem pesawatnya oke banget, trus makanannya enak, pramugarinya ramah namun tegas, trus bonusnya banyak.. ahaha.. kita dapet satu dompet isinya ada alat penutup mata, kaos kaki, penyumbat telinga. Dan si Etihad ini maskapai yang emang termasuk yang sangat diperhitungkan selain emirates.. karena dia bias mengalihkan banyak penumpang maskapai lain ke maskapai nya dia, truus .. dia meskipun masih muda umurnya.. tapi udah BEP. Wow.. luar biasa bukan.. udah gitu kerennya lagi dia sponsorin klub sepak bola dan football di inggris dan dua-duanya juara!! (cmiiw)…

Oke.. setelah sampai di abu dhabi.. kita juga segera berganti pakaian ihram. Naah.. ini uniknya.. kebayangkan.. tidak lagi menggunakan apa-apa selain dua helai kain ihram.. sensasinya maknyuss.. hehehe.. kita mengambil niat di atas miqot ya lam lam. Perjalanan dari abu dhabi ke Jeddah sekitar 2-3 jam. Lumayan lama🙂

Sampai di Jeddah, dan mengurus proses administrasi.. kita segera dijemput oleh 2 bus yang sudah standby.. dan segera ke hotel. Selama perjalanan, kami dipandu untuk terus berdoa dan diceritakan bagaimana kisah kota mekkah dan perjalanan rasulullah di kota ini. Luar biasa🙂

Sampai hotel, kami segera masuk ke kamar untuk meletakkan koper, dan langsung sarapan. Kira-kira jam 9 pagi, kami segera berangkat ke masjidil haram. Kami akan mulai mengambil umroh pertama kami🙂 begitu masuk ke dalam masjidil haram.. dan melihat kabah.. entah mengapa air mata saya meleleh tiada henti.. sepanjang 7 kali putaran hingga sholat sunnah di belakang maqam Ibrahim, saya tak henti-henti menitikkan air mata.. subhanallah.. disitu saya merasakan betapa kecilnya manusia dihadapan sang Illahi…

Meski suhu mencapai 50 derajat celcius.. tetap saja tidak terasa panas. Luar biasa.. mungkin Karena sudah mindsetnya tidak merasakan panas.. jadi semua Alhamdulillah lancer.. begitu di sai.. ini kaki mulai berasa.. karena jarak sai yang ditempuh memang cukup lumayan jauh. Tapi happy J karena pas banget dengan zuhur  selesainya🙂 selanjutnya kami segera kembali ke hotel untuk istirahat sejenak. Selanjutnya, kita diberi kebebasan untuk ke masjidil haram sendiri. Intinya sih, kita lebih banyak berdiam diri di masjid disbanding di hotel. Ke hotel hanya saat makan dan tidur sebentar. Mayoritas waktu kita habiskan di masjid. Target khatam quran selama di mekkah dan madinah hars tercapai. Sholat sunnah juga diperbanyak. Kemudian tak lupa nyobain makanan khas di sini.

Hari selanjutnya kami berkesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah seperti gua tsur, gua hira, jabal rahmah, lokasi wukuf di arafah, lokasi melempar jumrah, tempat mabit di mina dan muzdalifah.. waaaa… insyallah bias kesini lagi untuk menunaikan ibadah haji bersama istri.. amiin..

Salah satu kenikmatannya lagi adalah bias sholat menghadap dari arah mana saja dan langsung melihat kabah. Biasanya Cuma liat gambarnya dan hanya lihat rajutannya di sajadah.. tapi ini.. real ada didepan mata sendiri.. ini part yang paling keren menurutku..🙂

Setelah itu sore harinya, kami mengunjungi peternakan unta dan mencoba minum air susu onta🙂 enaak.. Cuma pasti load mikrobanya banyak banget.. ahahaha.. soalnya merahnya masih tradisional banget.. selanjutnya kami akan melaksanakan umroh ke dua kami. Kami mengambil miqot di hudaibiyah. Hudaibiyah ini cukup jauh, biasanya yang paling ramai adalah mengambil niat/miqot di tan’im dan jironah. Tetapi karena lokasi hudaibiyah ini berdekatan dengan lokasi peternakan onta, maka kami mengambil miqot dari sana.

Ohya aku juga mau cerita rekan sekamarku. Dia ini seorang security.. secara hitungan matematis, sulit untuk bias berangkat umrah dalam waktu dekat. perjuangannya untuk umroh dimulai dari niat. Kemudian menjadi guru mengaji private. Nah.. alhamdulillah, ternyata doanya dijawab. Dia ditawari uang atau pergi umroh. Ya dia langsung milih umrah. Luar biasa🙂

Ada juga satu kejadian yang aku alamin, bahwa kita gak boleh beburuk sangka sama orang lain. Kejadiannya waktu itu kita menitipkan sandal barengan dalam satu plastic. Dan masing-masing terpisah antara satu dan lainnya. Saat sudah selesai, aku berfikir bahwa sendalku juga keikut terbawa dan pasdicari emang gak ada. Ada 5 kali nyari di lokasi tersebut tapi gak ketemu. Terus langsung istighfar dan setelahnya ternyata langsung ketemu tu plastic berisi sandalku..

Kami sampai kembali di masjidil haram pas maghrib. Buru-buru kami segera sholat maghrib.. selanjutnya makan malam di hotel, dan kembali lagi untuk sholat isya. Setelah sholat isya, kami segera melaksanakan umroh yang kedua kami. Di malam hari. Memang terasa lebih nyaman. Namun, tentu saja lebih ramai, karena tidak silau dan jauh tidak lebih panas disbanding siang hari. Udara saat itu berkisar di angka 34 derajat. Jadi tetep panas sebenernya.. tapi lumayan banget.. Selain itu, kami pun mencoba sai di lantai basement.. di situ udara cukup dingin menusuk kaki..

Malam hari, keesokan harinya, setelah melaksanakan tawaf wada, melaksanakan sholat jumat di masjidil haram, dan setelah makan siang, kami melanjutkan perjalanan ke kota suci kedua, yakni ke madinah. Perjalanan menggunakan jalan darat ditempuh selama kurang lebih 6 jam. Terbayang betapa beratnya perjalanan hijrah rasululah dari mekkah ke madinah. Dengan unta, mereka menempuh perjalanan lebih dari 7 hari. Dengan kondisi jalan berbatu dan medan yang sulit. Subhanallah.. jadi memang benar, hanya orang yang bener-bener niat doang yang mau berangkat hijrah.

Di madinah.. kami mendapat penginapan sangat dekat dengan masjid nabawi. Masjid nabawi ini masjid yang sangat indah. Sejuk karena dilengkapi aircon. Kemudian teknologinya juga canggih, karena di pelataran masjidnya, ada kanopi yang bias mekar ketika matahari sudah mulai terik. Dan kubah masjidnya juga bias bergeser untuk mendapatkan sinar matahari langsung dari luar, jadi hemat energy.

Di dalam masjid nabawi ini, yang special adalah melaksanakan sholat sunnah dan berdoa di raudhoh. Raudhoh ini adalah space antara rumah rasulullah dengan mimbarnya masjid nabawi pada saat itu. Nah, karpetnya pun juga dibedakan sendiri, warnanya hijau, dibandingkan dengan yang lain berwarna merah. Di raudhoh ini, tidak pernah sepi. Selalu ramai setiap saat. Untuk laki-laki dibuka 24 jam. Namun untuk wanita, dibuka hanya saat-saat tertentu saja. Selanjutnya, disinipun kita bias berziarah secara langsung ke makam rasulullah saw, sahabat umar dan abu bakar. Sepanjang ziarah ini, saya sambil membayangkan kisah-kisah perjuangan beliau.. aaaaa… luar biasa🙂

Selama di kota madinah, kami juga sempat berkeliling menuju masjid quba, tempat percetakan alquran terbesar di dunia, bukit uhud, dan perkebunan kurma. Kota madinah secara umum lebih rapih dan lebih hijau🙂 disbanding dengan kota mekkah.

Ohya Alhamdulillah, akhirnya saat di madinah ini, aku bias khatam🙂 yeaay.. senaang🙂 itikaf di masjid nabawi ini memang sangat nyaman🙂

Setelah kurang lebih seminggu berada di kota madinah dan mekkah, kini saatnya kita kembali lagi ke kota Jeddah di sini kita ke masjid terapung, kemudian city tour mengelilingi kota jedah. Tak lupa kami makan bakso di resto garuda milik orang Indonesia di sini. Hehehe…

Banyak sekali pengalaman yang bias dipetik, termasuk bertemu dengan rekan-rekan baru.. mudah-mudahan bisa bermanfaat dikemudian hari🙂 Alhamdulillah …

Nah.. semoga rekan pembaca semua bisa ikut juga ngerasain nikmatnya Umroh.. dimulai dari niat yang kuat🙂 insyallah bisa!!🙂

12 thoughts on “Pengalaman Umrohku 2012 (^_^)

  1. Selalu dan selalu cerita tentang Mekah dan Madinah menarik buat di baca. Jadi mengingat kembali rasanya di tanah suci… Jadi pengen cepet-cepet balik lagi…. Congrats ya Galih dan semangat terus buat belajar….🙂

  2. subhanallah.. sebuah pengalaman yang sangat berharga. tidak bisa diganti, walau dengan uang bermilyar. semoga ibadah umrahnya diridhoi Allah swt. smoga saya juga bisa segera ke sana, mengunjungi baitullah.. tempat yang suci dan selalu dirindu.. makasih mas share ceritanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s