Managerial Communication : sebuah refleksi dan pembelajaran

“you can’t not communicate. Everything you say or do or don’t say and don’t do, sends a message to others.” john woods

Kali ini saya akan share pengetahuan yang saya dapat mengenai managerial communication…

Mudah-mudahan bermanfaat ya…  pengetahuan ini saya dapat di kelas khusus di level managerial…wuiih.. serem kan.. hehehe…

Sesi pertama, kita langsung disuruh berdiskusi dengan sesame teman kanan dan kiri, kira-kira peran apa sih yang harus dimainkan manager? Nah..jawabannya adalah tidak ada yang salah .. semua benar… hohoho (jawaban andelan trainer) salah satunya adalah kita sebagai penyambung lidah antara atas.. jgua menyampaikan aspirasi bawah.. selain itu, kita harus bisa menjaga apa yang menjadi tanggung jawab kita dalam departemen yang kita emban. Soo… manager apapun anda.. anda juga bertindak sebagai HR manager…

Nah… ilmu komunikasi yang harus dimiliki oleh manager beda… a brilliant message sendiri tidak cukup! Tetapi butuh kapan dan dengan cara apa anda menyampaikannya. Beda sedikit saja.. responnya bisa jadi beda lo… so, harus hati-hati dan cermat… itulah tugas kita.. variable nya ada 5, mulai dari kitanya sendiri sebagai speaker, audience, messagenya sendiri, pilihan media, dan terakhir adalah konteks culturenya.

Kita bahas satu-satu ya….

Sebagai speaker, kita harus menentukan tujuan, style, dan yang terakhir nih penting… kredibilitas. Kalo tujuan jelas, style oke… tapi kredibilitas jelek.. wah.. percuma, orang juga gak percaya omongan kita apaan sih! Nah.. makanya penting kalo di tiap perusahaan punya spoke person.. kalau ini bagiannya sapa yang harus jawab.. kalau menyangkut itu.. siapa yang berkompeten… kredibilitas ini tidak bisa dibangun dalam satu malam.. butuh waktu dan proses.. nah.. tapi meruntuhkan kredibilitas itu, hanya bisa dalam hitungan detik.. makanya harus hati-hati ya… kredibilitas ini bisa dipengaruhi karena 5 faktor. Diantaranya ialah rank (kekuatan secara hirarki), goodwill (track record/kepercayaan), expertise (keahlian), image (attractive), dan common ground (value/nilai/ide)… nah tinggal pilih deh.. semakin banyak kita punya factor itu, semakin baik kredibilitas kita…

Ohya, bagaimana dengan analisa profile saya untuk managerial communication ini… setelah di assess.. ternyata saya bagian dari orang OD atau Promotor & Socializer. Ini telah diverifikasi oleh kuisioner ke beberapa orang juga lo.. jadi penilainnya tidak subjektif… tipe OD itu merasakan kenikmatan saat membantu orang lain, penuh dengan ide dan secara impulsive ingin mencoba semua ide tersebut, selain itu, orang yang tergolong dalam hal ini adalah selalu ingin bekerja dengan senang terhadap semua orang, flexible, creative, kadang-kadang spontanitas, optimis, tidak ada yang tidak mungkin, dan terakhir… apa coba dong… celebration oriented… hohoho… ya… mirip-mirip aku lah… hihihi…

Dari asses tersebut, ktia belajar memahami orang. Dengan style yang berbeda, harus dihadapi dengan apa saja…

Kalau untuk audience, kita harus tahu siapa mereka, sudah sejauh apa pengetahuan mereka, bagaimana perasaan mereka, dan terakhir bagaimana kita bisa memotivasi mereka. Penting juga untuk mengetahui siapa opinion leader dan key decision maker dari sebuah group audience… dengan demikian komunikasi kita menjadi semakin efektif karena dibantu oleh influencer tersebut…

Messagenya, sebaiknya terorganize. Jangan acak-acak.. karena akan membantu otak kita untuk mencari konklusi …

Dari sisi pilihan medianya.. bisa memilih banyak media.. hati-hati dengan kondisi formal atau informal.

Sebagai manager, ktia dituntut memiliki kemampuan nonverbal skills yang mumpuni. Diantaranya adalah body language, kualitas vocal, spasi, dan sebagainya. Selain itu, kita juga harus cakap sebagai pendengar. Harus attending (mendengar lewat body language), encouraging (open ended question, member perhatian), dan following (mengulang yang disampaikan, mencatat).

Terakhir, dibahas pula mengenai “grapevine”. Artinya bahwa informal communication diantara sesama komunitas penting sekali, karena dari sana biasanya issue penting muncul dan harus ditangani dengan baik oleh sang manager. Ohya.. tambahan sedikit lagi.. tentang social media.. ini juga penting.. jaman sekarang harus ikutan update juga… gunakan secara bijak dan elegan.. karena ktia panutan bagi orang lainnya…

Sip ^_^ demikian sesi sharing kali ini ya… semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s