Sosok Pemimpin di Mataku

Memang, tidak mudah menjadi seorang pemimpin. Mudah diucapkan, tetapi sangat tidak mudah dalam prakteknya. Karena yang dihadapi adalah manusia. Bukan mesin atau robot. Pemimpin itu berbeda dengan manager atau ketua. Mengambil dari kata-kata seorang ahli perang sun-tzu, seorang pemimpin adalah yang mampu menggerakkan pasukannya atas dasar keinginan pasukan itu sendiri. Kalau ahli psikologi zaman sekarang mengistilahkannya dengan motivasi intrinsik. Pemimpin juga berarti pelayan bagi yang dipimpin. Bukan berarti dia yang malah enak-enakan sementara yang dipimpin berjuang. Pemimpinlah yang pertama kali berada di garda terdepan saat terjadi sesuatu yang tidak enak. Dan menjadi yang terakhir saat menikmati sesuatu yang enak.

Sudah langka memang kalau berbicara pemimpin model begitu. Tapi sekedar berharap kan boleh saja. Dan saya juga sedang menuju ke arah sana. Insyaallah..

Pengalaman yang didapat sejak smp, sma, kuliah, hingga saat ini berkarier di dunia industri swasta fmcg menurut saya kok masih belum cukup saja. Karena itu, saya masih akan terus belajar untuk menjadi seorang pemimpin yang baik.

Ada yang ingin bergabung belajar jadi pemimpin? Yuks… Mari belajar dan berbagi pengalaman bersama..

Posted with WordPress for BlackBerry.

2 thoughts on “Sosok Pemimpin di Mataku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s