MY JOURNEY TO KEPULAUAN SERIBU

5 sekawan.. hahahaha...

Meskipun hanya sekitar 2-3 jam dari Jakarta. Kita bisa melihat lingkungan yang totally different dari Jakarta. Macet? Polusi? Air laut yang kotor? Tidak..sama sekali tidak. Di kepulauan seribu. ya.. itulah nama tempatnya. Sebenarnya ini bukanlah pertama kali aku ke pulau seribu. tapi, kali ini aku begitu menikmatinya. Entah kenapa.. di masa SMP dulu, aku pernah ke Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut. waktu itu momentnya saat mau liburan sekolah. Satu sekolah sekitar 300 orang ke pulau itu. Kebayang rame dan serunya kayak apa..Pulau Untung Jawa sendiri disebut sebagai pulau yang memiliki penduduk paling banyak diantara gugusan pulau seribu. kalau Pulau Rambut itu pulau tak berpenghuni. Kalaupun ada, itu penjaga hutannya dan para peneliti saja. Karena Isinya hanya hutan konservasi. Di sini tempat yang cocok untuk melihat burung-burung. Karena kalau migrasi, burung-burung pasti mampir ke Pulau Rambut. begitu katanya… trip berikutnya terjadi sekitar 2 bulan yang lalu, aku pergi juga ke Pulau Pramuka dan Pulang Semak Daun. Kali ini tujuan ke sana adalah untuk rapat kerja ikatan alumni beasiswa dari PPSDMS. Seru juga, karena ketemu dengan berbagai rekan-rekan dari seluruh Indonesia. Pulau Pramuka sendiri pulau yang besar. Ia jadi tempat kantor pemerintahan pulau seribu. fasilitasnya pun lengkap, sarana pendidikan, olah raga, puskesmas, dan lain sebagainya. Ohya di dekat Pulau Pramuka ini juga ada resto yang muantap sekali. Namanya Resto Nusa. Ia berada di tengah laut. Kita sempet makan malam bersama di sana. Mantap pol… dan yang lebih okenya lagi, semua fasilitas mulai dari penyebrangan dengan boat dari Marina Ancol, penginapan, makan, snorkeling di Pulau Semak Daun…semua gratis… hehehehe… asyik kan.. (sebenernya bayar sedikit sih..tapi karena lebih banyak subsidi dari yayasan..jadi boleh dibilang gratis lah ya..hahaha)

Nah kali ini aku pergi ke pulau yang berbeda lagi. Di bulan Mei 2010, tujuan kami ke Pulau Tidung, Pulau Tidung Kecil, dan Pulau Payung. Kalau kali ini niatnya bener-bener refreshing… jadi bener-bener gak kepengen mikir apa-apa selain have fun dan mensyukuri segala nikmatNya.. aku berangkat bereng temen2 sekantor. Kita berlima. Aku, Adel, Yudis, K’rina, dan ci Karen. Sebenernya Ivana juga pengen ikut…tapi sayang telat…sorry ya Peh.. ini kuota si travelnya yang nentuin… padahal kita udah sempet desperate juga loh karena kekurangan orang untuk berangkat ke sana… anyway..kita akhirnya jadi berangkat… and the journey begins..

H-2 sebelum berangkat, aku, Adel dan ci Karen belanja untuk keperluan selama 48 jam di Pulau Tidung.. kita belanja layaknya sebuah keluarga yang happily ever after (hehehehe).. mulai dari aqua botol satu setengah liter, sampai coklat… dari kacang sampai bedak gatel.. dari kembang api sampai pot heater… semua kita beli… agak kalap juga ternyata kalo dah shopping.. pas dikasir.. setelah itu juga disortir dan di tinggal beberapa item, ternyata struknya masih menunjukkan angka di atas 240 ribu…hua.hua.. gak papa… kayak orang susah aja … hahaha… tinggal gesek..!

Teknis keberangkatannya gini. Dari Bogor akan berangkat Adel,Galih, dan K’rina naik mobilnya Adel. Trus kita parkir di Pulo Gadung Rawa Bali untuk dititipkan mobilnya Adel selama 2 hari. Selanjutnya ci Karen berangkat dari rumahnya ke Rawa Bali juga. Kemudian nanti Yudis akan menjemput kita semua dari Rawa Bali ke Muara Angke. Good plan.
Oke deh…aku, Adel, n K’rina dah bangun pagi-pagi buta. Jam 4 pagi. Kita keluar Bogor sekitar jam setengah 5 pagi menuju ke Rawabali. Sampe di Rawabali jam 5.10 pagi. Cuma 40 menit. Cepet banget kan… ya abis sepi banget sih…bayangkan kalo Jakarta gak macet ..betapa efektifnya kita pindah dari satu titik ke titik yang lainnya. Aku sholat subuh di sana sambil menunggu Yudis dan ci Karen. Tepat jam setengah 6 lewat sedikit kita segera meluncur ke Muara Angke. Tepat di depan Muara Angke… ya ampun..kok macet banget ya… ternyata setelah update status dari twitter..diperkirakan hari tersebut lebih dari 1800 orang berkunjung ke Pulau Tidung…oh my God… banyak juga ya… ngebayanginnya aja udah mau ketawa sendiri…oke..yang penting kita have fun!!

Kita berlima turun di pom bensin di dalam Muara Angke. Kemudian segera mencari panitia yang ternyata memalai kaos yang sama …love Tidung.. selanjutnya kita segera ke darmaga untuk naek kapal 2 tingkat bermuatan 200 orang… ohya kita menggunakan EO wisata bahari. Katanya sih ini EO yang recomemended by kaskuser.. ok. Let see… seberapa jauh mereka menghandle segini banyak orang.. di darmaga ternyata telah berkumpul lebih dari 600 orang yang belum berangkat ke berbagai tujuan pulau. Untungnya wisata bahari khusus menyewa kapal sendiri. . sebelum berangkat tentu saja kita minum obat tidur alias antimo supaya bisa tidur di kapal karena lumayan nih…3 jam perjalanan.. bisa menghemat energy untuk having fun dalam 2 hari ke depan..yippie…

Tepat jam 8 pagi kapal bergerak menjauhi Muara Angke. Laut yang tadinya berwarna coklat sedikit demi sedikit memudar dan menjadi biru.. Subhanallah… 3 jam kemudian kami telah tiba di Pulau Tidung. Pada saat bersamaan, lebih dari 7 kapal dengan muatan yang kurang lebih sama merapat di darmaga Pulau Tidung. Wa…ternyata benar..lebih dari seribu orang mengunjungi Pulau Tidung… mantap..bakal rame nih… kami merapat dan turun menginjakkan kaki di Pulau Tidung diiringi tabuhan gendering marawis yang menyanyikan shalawat serta pujian ke pada Allah… mantap…

Sesaat sebelum ke rumah peristirahatan, pembawa barang kita agak kebingungan. Sampai di sini kita belum curiga lebih jauh. Paling Cuma miskom doing.. kita ngikut aja.. ohya kita berlima satu grup dengan 10 orang keluarga besar “mami Irene” hehehe..kita sebut saja begitu ya.. sampai di rumah peristirahatan kami mulai curiga..sepertinya ada masalah di tempat penginapan.. ternyata benar. Ini bukan rumah yang seharusnya kita tempatin. Ok lah..kita berlima gak mau ambil pusing. Kalo grupnya si mami dah pada marah2 tuh..kita masih sabar.. aku pun solat jumat di masjid dekat peristirahatan sementara itu. setelah solat jumat, aku makan siang dan kami pun bergerak menuju rumah peristirahatan yang seharusnya. Cukup jauh juga. Tapi untungnya kita naek sepeda, dan barang akan dibawain sama porter..senangnya… rumah peristirahatan baru kita kali ini langusng menghadap ke laut..

Subhanallah..keren.. dan gak jauh dari darmaga..asyik… ehya di rumah peristirahatan yang baru ini ternyata sudah ada penghuninya…weew… entahlah..sepertinya komunikasi antar panitia agak kacau karena banyaknya pengunjung… kita pun masa bodo…dan masih bersabar..karena kita akan maen sepeda keliling pulau dan tetap mengontak panitia jika sudah ada kepastian tempat dan barang kami pindah di tempat baru.. sementara grupnya mami pastinya masih marah2… karena mereka bawa anak2..jadi ribet kalo harus bolak-balik terus… hehehehe.. ini jadi pelajaran buat panitia ya…

Karena tujuan kita berlima mau liburan, makanya kita gak pengen gara-gara panitia ngerusak acara liburan kita.. kita berusaha untuk membuang pikiran negative..stay positive thinking.. kita keliling pulau naik sepeda. Ternyata pulau ini meski dihuni oleh banyak penduduk ditambah 2000 orang yang berkunjung pun tidak terasa sesak..malah kita bilang tetep longgar. Karena masih banyak sekali spot-spot kosong yang asyik sekaligus indah… sore itu, pengunjung paling banyak di tanjung timur. Sedangkan di tanjung barat kosong melompong.. nah kita pun memulai perjalanan ke tanjung barat yang sepi… setelah puas berfoto-foto diantara alang-alang, di atas sepeda, di pantai, di semak-semak, di deket pohon, di air, dan lain sebagainya… hehehehe.. kami pun berangkat ke tanjung timur. Di sini ada jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung besar ke Pulau Tidung kecil.. indah banget lo… di Tidung kecil pun kita berenang-renang dan jalan-jalan. Di Tidung kecil sepi banget.. dan Subhanallah..indah banget…. Apalagi pas sunset… waa…. Mata seakan gak mau berkedip… hehehehe..lebay..

Selepas sunset kita kembali ke penginapan untuk mandi dan ganti baju. Kali ini kita akan makan malam dengan ikan trus mau maen kembang api di pinggir pantai.. setelah makan ikan, kita pun ke tanjung timur. Dari tanjung timur kita melihat permainan kembang api dari darmaga lo..what a beautiful fireworks… nah..selanjutnya giliran kita yang nyalain kembang api.. eng ing eng…. Hup… kembang api pun dibuka dari kemasan dan segera kita bakar dengan pemantik api. Eh…ternyata kembang apinya gak mau nyala-nyala…huuhuhuhuhu…kesel… padahal kita dah exited banget.. dari sepuluh kotak yang kita beli, tak satupun mau nyala.. sampling masal pun dilakukan.. tapi hasilnya tetap nihil….huuhuhuhuhuu… ya udah deh… nanti kita bakal complain ke giant. Biar dia telusurin tuh nomor lot dan batch berapa yang reject dan me-recall barang dagangannya…hahahahaha…. dengan hati setengah sedih kita pun ke jembatan yang indah itu.. sampai dijembatan pun kami merebahkan diri dan memandang langit.. luar biasa..Subhanallah.. indah betul langit malam ini.. bulan purnama, langit cerah, bintang bertaburan, angin laut menghembus sepoi-sepoi… perfect… kami pun mengobrol dari hati ke hati membicarakan masa depan… (hehehehe). Tak terasa kami ngobrol lebih dari 3 jam… kita harus kembali ke penginapan.. karena besok kita akan snorkeling… yippie…. Di penginapan, keluarganya mami dah pada tidur semua ternyata.. oke deh… dan kita pun ya ikut tidur juga…🙂

Azan subuh bergema di seluruh penjuru pulau tepat jam 5 kurang 15. Setelah mengambil air wudhu ak segera bergegas menggunakan sepeda ke masjid. Segarnya..pagi-pagi begini..dah menghirup udara segar.. aku berdoa supaya hari ini bisa sesuai dengan rencana dan menyenangkan.. ok. Kembali ke penginapan, jam 5.10 aku pun membangunkan Yudis, Adel, ci Karen, dan K’rina. Ayo..kita ke arah pantai tanjung timur.. kita akan melihat sunrise… hore… setelah berfoto-foto dengan sunrise dan dengan tulisan emboss di pantai “we are in Tidung”, kami kembali ke penginapan untuk berganti baju. Info yang kami dapat, ktia akan sarapan di darmaga tanjung timur. Eh..ternyata sarapannya ada di penginapan. Keluarganya mami sih kayaknya masih nunggu di darmaga tanjung timur.. dan betul. Dengan marah2 keluarganya mami pulang ke penginapan karena di tanjung timur gak ada sarapannya. Sabar ya mi… ternyata juga, wisata bahari memberikan semacam sub kontrak ke another EO di pulau ini. Mendengar analisa dari si mami..”sepertinya ada perebutan kekuasaan di sini dan kita jadi korbannya…” ya udahlah.. ya… kita masih tetep cool, calm, n confidence… tapi kita lihat..apakah kita masih bertahan nanti…let see…

Saatnya tiba untuk snorkeling!! Ye ye ye ye…. kami pun segera ke darmaga utama. Dan saat ingin mengambil perlengkapan, panitia bilang kalau semua nanti disiapkan di atas kapal.. kita pun berbaik sangka… dan akhirnya… ternyata dugaan kami benar.. goggle dan fin nya kurang. good. Semua pun kini naik pitam. Dimulai dari ci Karen, kemudian Adel, aku, K’rina, dan Yudis… kita smua marah dan kecewa dengan panitia.. di atas kapal, kami berdebat cukup sengit bahwa panitia harus mengganti dengan kompensasi tertentu..tidak bisa tidak!!..karena kami ke Pulau Tidung untuk snorkeling.. hua…. Dan tau komentar mami saat melihat kami marah “wah..kalian sadis juga ya ternyata…” Hahahahaha…belum tau aja nih mami..kita semua kan mantan aktifis…dan panitia tatib pas ospek… hehehehe…

Anyway… akhirnya dengan demikian panitia mengusahakan sedemikian keras sehingga tinggal goggle saja yang kurang 3 buah trus karena kita pun anak pintar (kita tak bisa memungkirinya…hehehehe)..ya kita gantian aja makenya… sebenernya kita gak terlalu marah sih..Cuma biar panitianya belajar banyak lah dari kejadian ini..kita gak pengen customer lain juga kena batunya seperti kita… betapa mulianya kami kan… kami marah untuk kebaikan mereka kok…hehehehehe…

Spot snorkeling pertama di Pulau Payung…selanjutnya di Pulau Tidung kecil… Subhanallah…luar biasa pemandangannya.. karang yang indah beraneka bentuk, ikan yang berwarna-warni… meredakan ketegangan yang terjadi..dan kami benar-benar menikmatinya…thanks God.. I love snorkeling… setelah puas kurang lebih 2.5 jam ber snorkeling, kami pun kembali ke penginapan untuk mandi dengan kecepatan super tinggi. ini lucu deh.. pertama yang mandi rina.. dia lama banget mandinya..15 menit. trus disusul ci karen. lumayan, 10 menit. trus adel..gile mandinya lebih cepet. 5 menit. trus yudis, 5 menit juga. dan gw dong. . 4 menit..hahahaha… soalnya gw dah keramas duluan di luar kamar mandi, jadi cepet. hehehehe.. dan kami pun segera pulang kembali ke Muara Angke… ohya sebelum kembali ke alam masing-masing, kami pun makan sore – supper – di teko – PIK. Memang, iga bakar penyetnya luar biasa… tapi ups…salah receipt kita pas bayar… hahahaha…never mind lah…

Sungguh suatu pengalaman perjalanan liburan yang lengkap.. tawa, tangis, bahagia, kesal, takjub, marah, canda, dan gembira bercampur menjadi satu… I love you guys… unity in diversity…. I am waiting for our next trip… how about bali? Thailand? Singapore? Or Vietnam? Hahahaha…let see… miss you all so much…🙂

7 thoughts on “MY JOURNEY TO KEPULAUAN SERIBU

  1. ayo kita pergi lagiii!! di mana tidak terjadi perbutan kekuasaan… hahaha. omong2 snacknya jangan lupa bayar ke Ci Karen! nanti hidungmu berdarah lhooo…. (*.*) ow, hidungku udah berdarah ini….hahahaha. peace, ciciku yang cantik… ^^

    luv,
    Adel

  2. Yow, yow yow, …

    Fireworks mana ya lih? cuma 2 kali keknya….hahaha

    Ia asik ya jalan2 gt, kenangannya banyak bgt…yuk next trip, but before the end of july please…haaha🙂

    Nice Trip with you guys🙂

  3. Eh ko gw ga liat kembang apinya? Pas kita ud balik ya?

    Untung kita bareng sm si mami irene ya, jd ikut dpt penginapan yg lebih ok :p Asli d..they were an enemy become friends hehehe..

    Really enjoy the trip with u, guys..
    Yuks yuks jalan2 lagii..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s