Meretas Jalan Kepemimpinan

Alhamdulillah, beberapa saat yang lalu, saya sempat bertemu mendengarkan ceramah singkat dari pak husein Ibrahim. Beliau adalah purnawirawan jenderal berbintang di TNI angkatan laut. Saat ini beliau jadi wakil di baznas dan memiliki berbagai usaha di bidang agroindustri. Berikut ini adalah sedikit petikan perkataan beliau. Yang berkesan dan sempat saya catat..
pemimpin itu pendekatannya adalah kekuasaan yang mampu mengarahkan sikap dan perilaku orang yang dipimpin. Jadi pemimpin harus didukung oleh yang dipimpin.
Di sisi lain, Beliau juga berbicara tentang pentingnya pelajaran sejarah. Karena dalam sejarah ini banyak kisah-kisah kepemimpinan didalamnya. sejarah itu bukan jadi materi esensial di sekolah dan universitas. Padahal di Negara maju, sejarah jadi sesuatu yang diharuskan. Karena sejarah pasti akan berulang, dan siapa yang tidak belajar sejarah, maka akan tertindas.
Berikut ini beberapa sejarah pra-kemerdekaan Indonesia yang dapat diambil pelajaran. Kita harus belajara pada raja kartanegara – raja ke dua singosari. Dia dapat mempersatukan nusantara dengan kesatuan maritimnya-maritimnya kuat! dengan kode ekspidisi malayu. Dan bisa mengalahkan dinasti cina –khubilai khan. Struktur pemerintahannya adalah 3 patih dan 2 ulama besar. Pada masa ken arok, dia bisa mempertemukan dua agama yang berbeda yakni agama hindu dan budha.
Selanjutnya hayam wuruk. Disitu ada patih gadjah mada. Terkenal dengan sumpah palapa. Namun ada beda dengan kertanegara. Kalo kartanegara itu damai dengan moral dan agama. Namun patih gadjah mada dengan kekerasan. (tapi ini perlu dicross check lagi ya)
Selanjutnya adalah sultan agung. – ki ageng mataram. Kepemimpinannya adalah paripurna. Karena mengusai 3 kekeuasaan sekaligus. Yakni kepala pemerintahan, panglima perang, dan pemimpin keagamaan. Dia kalah karena dikhianati oleh tumenggung. Kepemimpinannya menonjol, karena disiplin yang tinggi, tindak keras bagi yang tidak patuh, ekonomi jawa jadi lumbung padi, social budaya spt.idul fitri, adha, mauled. Kemudian ada tata kota modern yakni ada pusat pemerintahan, masjid akbar, alun-alun, istana, dan ada penjara.
Lepas dari masa penjajahan, Pada masa sukarno, kita punya prestasi yakni mempersatukan NKRI. Terbentuknya deklarasi juanda thn 57 dan konvensi hukum laut internasional thn 82. Selanjutnay kita jadi pemimpin dunia. Jadi pimpinan konferensia asia afrika di bandung thn 55. Pimpin konferensi non-blok di belanda thn. 62. Terselenggaranya Ganefo-saingannya olimpiade,
Pada masa Suharto. Sebenarnya oke, tapi karena dia pulalah bangsa kita jadi ngutang begini.
Nah, dari berbagai ulasan tentang berbagai pemimpin di Indonesia itu, Profil yang terbaik tetaplah profil nabi Muhammad. Kata beliau adalah, jabatan adalah amanah dan ia akan menjadi kenistaan dan penyesalan di hari kemudian. Ingat pesan allah. Dosa antar manusia diselesaikan di dunia. Jika ada yang menetapkan seorang jadi pembantu dalam jabatan, dia tahu ada yang lebih baik, maka pilih yang lebih baik. Jika tidak, maka ia telah mengkhianati rakyatnya.
Penutupnya adalah degnan surat alankabut ayat 69. Pemimpin harus berkarakter kuat! Liat tafsirnya ya..
Syekh ahmad yasin-one of his idol. Dia meninggal karena ada pengkianatan.
Trus, pada kesempatan ini, hadir juga Mas sofwan. Beliau ini pemenang mahasiswa berprestasi tingkat nasional tahun 2006. Beliau menceritakan bagaimana peran kita bangsa Indonesia untuk menguasai dunia.
Pertama beliau mengatakan bahwa pemuda itu harus energik dan produktif serta bertindak dewasa. its not about how old are you, but its about how you act and think beyond your age.
Beliau juga menjelaskan bagaimana bagi bangsa Indonesia Sumber daya menjadi kutukan jika tidak dikelola dengan baik. Harga yang harus dibayar adalah kekayaan hanya untuk segelintir orang. Zaman dahulu kala ada bangsa yhang sangat maju, lumbung emas, bangsa mali namanya. Bangsa mali gara-gara belanja sembrono jadi bangkrut!! Berhati-hatilah! Perasaan menjadi sesuatu yang hebat, maka akan menjadi awal dari bencana. Di usa ternyata boleh percaya atau tidak, Cuma 20% congressman yang punya paspor. Karena mereka piker, segalanya bisa mereka dapatkan di usa. Ini pola piker yang berbahaya. Kisah lain adalah kejatuhan konstantinopel. Mereka terlalu membanggakan istananya yang tidak mungkin ditembus oleh siapapun. Tapi akhirnya takluk di tangan Muhammad alfatih. Dia pake teknologi meriam jarak jauh, dan melewati kapal dengan gelondongan kayu yang dilumasi melalui darat melewati gunung! Cerita lain mengenai Portugal. Saat orang lain takut untuk menyusuri laut, mereka sudah berani untuk Menyusuri pantai barat afrika untuk sampai ke india dan Indonesia. Maka lahirnya kolonialisme. Karena dia tidak ingin melewati arab dsb.
Ohya, beliau cerita lagi, Ada 3 faktor yang selama ini mengubah dunia. 1.zaman awal dulu, ditentukan oleh factor produksi yang banyak, maka penguasa adalah yang punya wilayah besar, penduduk yang besar, sampai abad ke 13. 2. Tapi ini diganti dengan zaman industry. Yang menguasai adalah yang menguasai teknologi. Yang 3 adalah yang menguasai inovasi. Umurnya pendek kecuali berinovasi terus. Cth.facebook.
Di sisi lain, Negara swedia yang paling banyak pertumbuhan, Cuma 1.85% sedangkan yang berkurang adalah di atas 2%. Maka ini jadi ketakutan bagi bangsa terutama di eropa. Di india distribusi pendapatan sangat timpang. Yang gak bisa baca hari ini ada 40%. Tapi Indonesia keren >90%. Di cina belum melewati masa demokratisasi. Jadi masih ada kemungkinan clash antara public dengan governmentnya.
Ada celah yang bisa kita masuki. Jumlah penduduk-talent base yang banyak. Untuk itu harus yang berkualitas. Jangan sampe jadi malah kumpulan orang frustasi yang membuat hancur negeri ini. Di sinilah salah satu letak kekuatan kita. Kalau kita bisa unggul, maka dunia ini menjadi milik kita. Hidup Indonesia!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s