Prospek Talas Bogor sebagai Bioplastik Pengemas Pangan

Indonesia kaya akan tanaman-tanaman sebagai sumber gula. Talas bogor ialah salah satunya. Tanaman khas Kota Bogor ini merupakan tanaman yang memiliki potensi yang selama ini masih belum banyak digali. Pemanfaatannya masih berupa panganan atau produk setengah jadi berupa pati, tepung, dan chips. Padahal talas bogor memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi produk yang bernilai tinggi, baik untuk produk pangan maupun produk nonpangan. Potensi talas bogor untuk produk nonpangan diantaranya adalah sebagai kemasan bio-plastik pengemas pangan yang ramah lingkungan.
Lewat serangkaian proses, talas bogor mampu menghasilkan glukosa yang dapat digunakan sebagai bahan baku produksi asam polilaktat melewati tahapan fermentasi oleh mikroba penghasil asam laktat dan proses esterifikasi serta polimerisasi dengan bantuan enzim. Potensi tersebut dapat digunakan sebagai peluang untuk memberikan nilai tambah pada talas bogor dengan membuatnya sebagai kemasan bio-plastik .
Isu pemanasan global menjadikan masyarakat semakin sadar tentang pentingnya pengembangan kemasan plastik ramah lingkungan. Salah satu bentuk kepedulian tersebut ialah dengan mengurangi jumlah pemakaian plastik sintetis. Plastik sintetis memang memiliki berbagai keunggulan seperti mempunyai sifat mekanik dan barrier yang baik, harganya yang murah, dan kemudahannya dalam proses pembuatan serta aplikasinya. Namun, plastik sintetik mempunyai kestabilan fisiko-kimia yang sangat kuat sehingga plastik sangat sukar terdegradasi secara alami dan menimbulkan masalah dalam penanganan limbahnya. Selain itu, kemasan pangan dari plastik sintetis berpotensi mengalami migrasi polimer ke dalam bahan pangan, sehingga berakibat buruk bagi kesehatan.
Penggunan kemasan plastik ramah lingkungan diharapkan dapat menjadi alternatif solusi bagi permasalahan diatas. Plastik ramah lingkungan yang dibuat seluruhnya dari polimer alami (bio-plastik) selain dapat turut berperan serta dalam menurunkan laju pemanasan global, juga dapat membantu peningkatan citra dan diversifikasi produk turunan dari talas bogor. Sehingga pada akhirnya diharapkan mampu mensejahterakan petani talas bogor karena adanya peningkatan produktifitas. Dan lebih pentingnya lagi, kemasan bio-plastik mampu berfungsi sebagai pengemas pangan yang mampu memperpanjang umur simpan produk dan menjaga kualitas produk pangan. Kemasan bio-plastik ini juga aman dari bahaya migrasi polimer kemasan ke dalam produk pangan.
Di masa mendatang, konsumsi bahan kemasan bio-plastik akan berkembang dengan pesat. Sebab, bahan baku plastik sintetik yakni berasal dari minyak bumi akan mengalami kelangkaan dan harga bahan baku yang semakin tinggi. Terlihat dari gambar grafik di bawah ini, setiap tahunnya terdapat tren peningkatan penggunaan kemasan plastik yang berbahan baku alami. Melalui peluang inilah, akankah sangat baik bila kita mampu mendayagunakan bahan baku lokal untuk menghasilkan produk pengemas berkualitas dalam rangka meningkatkan mutu produk pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tercatat terdapat pertumbuhan pasar sebesar 30% setiap tahunnya.

12 thoughts on “Prospek Talas Bogor sebagai Bioplastik Pengemas Pangan

  1. terima kasih kak, atas infonya .
    bisa beritahu saya tentang proses detilnya ga?
    saya tertarik dengan topik kemasan organik dan edible coating.

  2. Wow ide ini bagus sekali, sangat sesuai untuk memajukan prinsip one village, one product (OVOP) di Indonesia. Good creation for our beloved city, Bogor! Btw boleh tau kenapa sampai sekarang belum diproduksi masal dan dipasarkan? ada kendala produksi kah? Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s