Kebutuhan Itu Bernama Bersama Dalam Jamaah

Setiap muslim bagi muslim lainnya ialah bersaudara. Kita ibarat satu tubuh, ketika yang lain merasa sakit, maka seluruh bagiannya juga merasakan sakitnya. Islam adalah agama luar biasa yang mengajarkan tentang arti sebenarnya kebersamaan. Tidak hanya sekadar berislam dan beriman, tetapi kita harus juga memiliki sense of humanity. Kebersamaan itulah salah satu kuncinya.

Mungkin kita menganggap bahwa masalah beragama ialah masalah individual. Tidak ada hubungan satu dengan yang lainnya. Namun islam ternyata tidak mengajarkan demikian, siapapun selama mereka ialah muslim, ialah bagian dari saudara kita. Meski terpisah jarak ribuan kilometer, meskipun tiada hubungan darah secara langsung, akan tetapi ketika telah mengakui dan menyatakan ikut dalam barisan ini, maka wajib baginya untuk saling menjaga dan saling mencintai layaknya ia mencintai dirinya sendiri.

Sulit memang untuk menjaga persaudaraan ini tetap ada. Saling mencintai layaknya mencintai diri sendiri. Diperlukan pengorbanan dan keikhlasan dalam melakukannya. Tetapi yang sulit bukanlah suatu yang mustahil. Terbukti pada suatu zaman, kondisi itu pernah terjadi.

***

Agama ini tidak pernah ada tanpa adanya dakwah. Inilah tanggung jawab sosial yang menjadi beban bagi setiap muslim yang masih merasa dirinya muslim. Sampaikanlah walau hanya satu ayat. jika ada seorang muslim yang tidak bedakwah, maka salatilah ia. Anggap ia telah tiada di dunia ini.

Sebenarnya ini bukanlah tugas yang sulit, akan tetapi permasalahannya mau atau tidak. Menjadi bagian dari sebuah tubuh besar sebuah jamaah membutuhkan kemauan. Tanpa itu, mustahil kebersamaan akan tercipta.

Setelah mau kemudian bersungguh-sungguh. Sempurnakanlah amal agar kita mendapatkan imbalan yang terbaik dari-Nya. Terakhir, berserah dan tawakkal kepada-Nya. akhir Sebuah usaha dan rencana ditentukan bukan oleh kita. Dan Kesemuanya itu dibalut dengan rasa cinta dan ikhlas hanya mengharapkan ridho dariNya.

keridhoanNyalah yang hanya kita cari. Karena surga bukanlah karena kesalehan pribadi kita. Bukan karena ibadah yang kita jalani sendiri. Akan tetapi karena keridhoanNya.

***

Kesemuanya mustahil dilakukan sendiri. Tiada kata tidak utnuk bergabung dalam sebuah jamaah. Hal ini dikarenakan, karena kita tidak dapat hidup sendiri, kita tidak ingin mematikan potensi orang lain, kita tidak ingin adanya resultan negatif, kita tidak ingin semua berjalan masing-masing. Tidak ada kesamaan gerak, tidak harmonis. Sungguh sangat disayangkan.

***

Kondisi dan berbagai permasalahan umat islam saat ini langsung atau tidak dipengaruhi oleh komitmen dan kontribusi kita terhadap jamaah. Sekecil apapun peran yang kita mainkan, adalah bagian dari strategi besar umat islam utnuk menghadapi kemenangan kita. Bila yang satu lemah, maka akan melemahkan yang lain.

Tiada kata lain selain bersama dalam jamaah.karena menjadi bagiannya ialah kebutuhan. Kehidupan akan hampa tanpa jamaah. Sebuah misi besar akan terwujud degnan berjamaah. Dengan berjamaah kita akan merasa menjadi manusia seutuhnya. Karena itulah fitrah. Kemauan, kesungguhan, dan tawakkal diselimuti oleh rasa cinta serta keikhlasan akan membuat warna pelangi kebersamaan ini menjadi semakin indah… wallahualam bishawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s